fbpx

Omni-Channel VS Multi-Channel Sales

Di era digital saat ini, penjual maupun perusahaan harus mengembangkan bisnis nya dengan berbagai macam saluran. Mereka tidak bisa hanya mengembangkan bisnis mereka dengan beroperasi melalui satu saluran saja, misalnya hanya menggunakan saluran offline atau online saja, tetapi harus menggunakan kedua nya.

Saat ini sedang tren-tren nya perusahaan dengan bisnis model omni channel, namun sebenarnya apakah sudah banyak yang tahu atau tidak sih perbedaan nya dengan bisnis model multichannel? Alasan ini disebabkan karena masih banyak nya pelaku-pelaku e-Commerce yang menyatakan bahwa mereka melakukan bisnis mereka dengan model omni channel, tetapi ternyata pada kenyataan nya mereka lebih condong pada bisnis model multichannel. Ini membuktikan bahwa masih banyak perusahaan yang salah kaprah dalam mengartikan apa itu omni channel.

Dilihat dari kasus di atas, anda sekalian sebagai pelaku bisnis perlu tahu apa sih perbedaan dari model bisnis omni channel dan multichannel? dan Kenapa di era digital saat ini model omni channel itu penting? Langsung aja kita ke pembahasan nya di bawah ini.

Perbedaan Omni-Channel & Multi-Channel

Mungkin banyak yang masih awam ketika mendengar tentang omni channel karena kebanyakan orang lebih sering mendengar dan mengenal multichannel dibanding kan dengan omni channel. Omni channel adalah suatu pembaharuan dari model bisnis multichannel. Namun sebelum ke situ ada baiknya kita bahas secara satu-persatu mengenai multichannel dan omni channel secara terpisah.
Multichannel merupakan model bisnis yang dimana penjual atau perusahaan menggunakan lebih dari satu saluran untuk melakukan aktivitas bisnis mereka, seperti dalam hal memasarkan produk nya dengan menggunakan berbagai macam saluran seperti email, telephone, billboard, katalog, website, dll. Dengan menggunakan saluran-saluran tersebut dalam memasarkan produk nya baik penjual maupun perusahaan dapat berada di berbagai saluran pemasaran yang tersedia nanti nya. Dari berbagai macam saluran yang digunakan penjual maupun perusahaan, akan memilih saluran yang menurut mereka memiliki potensial customer. Pada bentuk bisnis model multichannel ini setiap saluran yang dipakai dan digunakan masing-masing berdiri sendiri dan tidak terintegrasi secara khusus jadi customer service yang melayani tiap konsumen pun juga berbeda pula pada setiap saluran.

Sedangkan, omni channel merupakan model bisnis yang dalam pengoperasian dan pelayanan nya terintegrasi pada semua saluran penjualan milik penjual maupun perusahaan tersebut dalam satu sistem secara keseluruhan. Dalam strategi omni channel seorang customer akan mendapat berbagai pengalaman dalam transaksi bisnis nya secara menyeluruh mulai dari saat si customer mencari informasi atau melakukan riset produk, melakukan pembelian, memproses pemesanan, menerima pesanan, menggunakan barang, dan sampai saat barang dikembalikan lagi ke toko tersebut. Customer yang menggunakan bisnis model ini dalam transaksi bisnis nya mendapatkan penyatuan informasi yang baik, berbeda dengan menggunakan bisnis model multichannel yang apabila memberikan informasi hanya berupa setengah-setengah yang dapat dicerna oleh customer seperti hanya mendapatkan nya di katalog atau hanya di brosur, dll.

Omni channel juga dapat menggabungkan semua saluran pemasaran toko baik online maupun offline yang dapat memudahkan customer untuk mencari informasi, mengolah, dan mengambil keputusan dalam melakukan pembelian produk. Apakah nanti nya si customer akan berkunjung ke toko fisik untuk pemesanan ataukah via online, dan customer bisa memutuskan apakah produk yang dia beli bisa diantar oleh kurir atau customer itu sendiri yang ambil ke toko, termasuk pada bagaimana customer tersebut melakukan review produk yang dibeli, termasuk ketika ada komplain dan pengembalian produk. Hal-hal di atas tersebut memberikan nilai tambah bagi strategi bisnis omni channel ini dibandingkan dengan multichannel.

Selain dari sisi customer nya, bagi para penjual maupun perusahaan yang menggunakan strategi omnichannel ini pun juga mendapat kan keuntungan seperti mengintegrasikan bisnis nya secara lebih baik dan akurat, mulai dari pengadaan barang, listing barang ke berbagai marketplace yang berbeda tanpa harus masuk ke marketplace satu-satu, sinkronisasi dan pengaturan stok apabila ada penambahan ataupun pengurangan, memproses pemesanan, memproses pengiriman nya dengan berbagai kurir yang sudah diajak bekerja sama, sampai ke pada pencatatan akunting nya.

Jadi dari penjelasan di atas, anda sekalian bisa menarik kesimpulan bahwa di era digital saat ini bisnis dengan strategi omni channel adalah yang efektif dan efisien demi keberlangsungan bisnis anda. Namun, kembali lagi pada pilihan masing-masing mana yang mau anda terapkan dalam bisnis anda nanti nya. Bagi yang berminat dan tertarik dengan bisnis model omni channel maka JUBELIO adalah jawaban nya. Kenapa JUBELIO? Karena dengan JUBELIO anda bisa menemukan hal-hal mengenai omni channel yang disebutkan di atas dan lagi JUBELIO adalah pionir dari omni channel di Indonesia loh! 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×