fbpx
Photo by Diggity Marketing on Unsplash

Jenis dan Cara Influencer Marketing di Indonesia

Influencer marketing semakin hari semakin diminati oleh para brand di Indonesia untuk mengkampanyekan program atau produk yang mereka buat. Hal ini dikarenakan perilaku pembelian orang Indonesia yang mengandalkan rekomendasi dari kerabat (word of mouth) atau review produk dari orang yang mereka kenal atau percaya.

Jika ingin melakukan pemasaran menggunakan influencer marketing, pebisnis perlu ketahui jenis dan cara menyusun marketing campaign bersama dengan influencer marketing sebagai berikut.

Tipe Influencer Marketing di Indonesia

1 Mega Influencer

Influencer tipe ini umumnya dari kalangan artis atau selebritas yang memiliki jumlah follower lebih dari 1M. Biasanya tipe kalangan ini menghasilkan pendapatan sebagai influencer sebatas tambahan bukan yang utama.

Mega influencer sangat cocok bagi pebisnis yang ingin meningkatkan awareness karena memiliki jangkauan yang luas. Contoh dari mega influencer seperti Raffi Ahmad, Syahrini, dan Ria Ricis.

2 Makro Influencer

Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels
Foto oleh RODNAE Productions dari Pexels

Tipe ini biasanya dari kalangan blogger atau reviewer yang memiliki jumlah follower diantara 100K hingga 1M. Pada umumnya tipe kalangan ini menjadikan influencer sebagai pekerjaan utama dan sudah memiliki kategori yang lebih spesifik dibandingkan mega influencer.

Makro influencer sangat cocok bagi pebisnis yang ingin meningkatkan brand or product discovery karena memiliki jangkauan yang cukup luas namun tetap memiliki tingkat engagement yang tinggi. Contoh makro influencer seperti Andika Honda, Nex Carlos, dan Alifah Ratu Saelynda.

3 Mikro Influencer

Influencer tipe ini memiliki jumlah follower dibawah 100K. Bisa dikatakan influencer ini merupakan tipe yang paling dekat dengan customer pada umumnya. Dengan begitu mikro influencer memiliki tingkat kepercayaan paling tinggi dibandingkan dengan tipe lainnya.

Mikro influencer sangat cocok jika pebisnis ingin mendorong tingkat engagement yang tinggi dan mampu mengkonversi target customer untuk melakukan pembelian. Contoh dari mikro influencer ini ialah Rozana Julani, Triwi Dyatmoko, dan Rizky Firani

Cara Menyusun Marketing Campaign dengan Influencer Marketing Indonesia

Setelah mengetahui jenis influencer, pebisnis perlu mengetahui skema pembuatan

A. Bersumber dari Brand

Brand yang menyusun campaign marketing secara rinci, sedangkan influencer hanya melakukan apa yang sudah dibuat oleh brand. Dengan skema ini, brand bisa memitigasi risiko tidak tersampainya pesan yang ingin disampaikan kepada customer. Namun harus memiliki effort lebih untuk membuat konten kreatif. Sehingga skema ini umumnya memiliki dampak paling rendah dibanding skema lainnya.

Yang perlu diperhatikan ialah konten yang dibuat sebisa mungkin sesuai dengan karakter influencer. Karena kalo tidak sesuai, maka terkesan tidak natural dan bisa menurunkan performa dari campaign itu sendiri.

B. Bersumber dari Influencer

Skema ini kebalikan dari skema pembuatan konten oleh brand. Influencer diberikan keleluasaan untuk berkreatifitas menyusun konten marketing, sedangkan brand hanya memberikan panduan secara umum. Dengan skema ini, umumnya akan menghasilkan impact yang lebih tinggi karena konten yang dibuat otentik sesuai dengan karakter influencer.

Dalam menggunakan skema ini, review atau evaluasi tiap konten yang di unggah oleh influencer menjadi sangat penting. Hal ini dikarenakan brand tetap perlu menyampaikan suatu pesan atau makna dari tiap campaign yang dibuat.

Baca juga : Influencer Marketing: Strategi Untuk Memperluas Jangkauan Bisnismu

C. Bersumber dari Keduanya

Berbeda dengan skema yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam hal ini kolaborasi antara brand dan influencer menjadi yang utama dilakukan. Biasanya brand memberikan arahan yang lebih spesifik tentang isi konten namun influencer tetap memiliki kreatifitas didalamnya. Skema seperti ini memiliki impact yang moderat terhadap customer.

Dengan mengetahui jenis dan skema penyusunan konten oleh influencer marketing, pebisnis sudah bisa mempertimbangkan sesuai dengan kebutuhan. Tentunya jika campaign marketing yang dilakukan sukses, maka reputasi brand otomatis akan meningkat.

 Untuk terus meningkatkan reputasi brand, pebisnis perlu juga untuk menyiapkan website toko online dengan desain sesuai identitas brand. Jika masih bingung untuk membuat website toko online yang bisa meningkatkan traffic untuk penjualan, tandanya pebisnis membutuhkan JUBELIO Store.

Dengan JUBELIO Store, pebisnis bisa meningkatkan reputasi brand dengan desain premium dan responsive untuk mobile gadget. Selain itu dengan sistem pembayaran yang lengkap semakin membuat pelanggan nyaman bertransaksi.

Masih bingung caranya buat website toko online untuk bisnismu? Tenang di JUBELIO Store pebisnis akan dibantu oleh dedicated account manager untuk pembuatannya. Buat website toko online dengan cepat dengan klik disini.

Daftar JUBELIO Store Gratis!

 

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×