fbpx
cerita pemilik kopi kenangan

Intip Kisah Sukses Bangun Bisnis Dari Pemilik Kopi Kenangan

5 tahun terakhir ini tren kopi sangat digandrungi di Indonesia, hal tersebut ditandai dengan banyaknya masyarakat yang memulai bisnis coffee shop.

Mulai dari tema lokal nusantara, tema industrial, sampai tema internasional.

Ya, semua konsep tersebut hanyalah sebatas gimik pemasaran untuk meningkatkan daya tarik dan menggaet banyak konsumen, salah satunya adalah kopi kenangan.

Dimana kedai kopi ini berfokus untuk menawarkan produk kopi yang berkualitas tinggi dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas dengan harga yang terjangkau.

Salah satu kunci sukses Kopi Kenangan mampu bersaing dengan kedai kopi lainnya, untuk mendatangkan banyak pelanggan, terletak pada strategi branding yang kuat.

Sebelumnya nama “Kopi Kenangan” sendiri terinspirasi dari sebuah produk yang ditemui dan produk itu memiliki kata kenangan.

Selain itu, nama tersebut dipilih karena kata kenangan mempunyai arti yang mendalam bagi pendiri kopi kenangan.

Ide membangun bisnis kopi muncul berdasarkan pengalaman pemilik kopi kenangan yaitu Edward Tirtanata sebagai peminum kopi.

Saat itu dia merasa tidak menemukan gerai kopi yang menyediakan kopi berkualitas dengan harga terjangkau.

Sebab, menurut ia hal terpenting dari minuman kopi adalah bukanlah fasilitas melainkan kualitas minuman itu sendiri.

Berawal dari modal hasil patungan bersama rekannya dan terkumpul sebesar Rp 150 juta.

Akhirnya ia mencoba membuka gerai pertama kopi kenangan yang berlokasi di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga : Tingkatkan Penjualan Kamu Dengan Contoh Promosi Produk Ini

Dengan menu andalannya yaitu kopi kenangan mantan, dimana ia baru menemukan resep tersebut semalam sebelum pembukaan gerai pertama.

Bermodalkan keberanian dari Edward Tirtanata sebagai pemilik kopi kenangan.

Akhirnya membuahkan hasil, di hari pertama kopi kenangan bisa menjual 700 gelas, berkat penjualan online melalui ojek online sehingga mulai dikenal oleh masyarakat.

Dalam kurun waktu 3 bulan, Edward sudah bisa balik modal dari gerai pertama.

Lalu kemudian ia membuka 2 gerai lagi yang pendapatannya bisa menutupi modal hanya dalam waktu 4 bulan saja.

Pada tahun 2018 bisnis ritel kopi ini mendapatkan suntikan dari Aplha JWC Ventures sebesar Rp 112 miliar.

Satu tahun setelahnya dapatkan aliran dana sebesar Rp 288 miliar dari Sequoi India dan perusahaan dari rapper Jay Z memberikan dana sebesar Rp 280 miliar.

Saat ini dengan rata-rata harga kopi sebesar Rp 20.000 per cup, Kopi Kenangan mampu menjual sebanyak 1,5 juta cup per bulan.

Berdasarkan data tersebut maka perkiraan omzet Kopi Kenangan per bulan bisa menembus sampai Rp 30 miliar.

Semakin lama bisnis Edward berkembang pesat, pada akhir tahun 2019 ritel kopi ini sudah memiliki 200 gerai dan karyawan sebanyak 1.800 dan untuk target berikutnya, Edward ingin melebarkan usahanya ke luar negeri.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×