Dalam menjalankan sebuah usaha tentu saja kita membutuhkan alat bantu pencatatan keuangan untuk bisnis kita. Karena dengan alat penunjang ini membantu kita untuk membuat laporan keuangan perusahaan.
Pencatatan penjualan toko bisa saja dilakukan secara manual misalnya dengan menggunakan buku besar atau untuk lebih mudahnya menggunakan aplikasi pembukuan sederhana.
Namun, agar operasional bisnis lebih optimal, biasanya sistem ini juga diintegrasikan dengan aplikasi POS yang bisa membantu mencatat transaksi secara otomatis.
Saat ini, sudah banyak bisnis yang mulai menggunakan aplikasi catatan keuangan usaha untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran pada usahanya, termasuk yang sudah terhubung dengan aplikasi kasir online terbaik untuk mempercepat proses transaksi di toko.
Sebelum memasuki mengenai apa saja aplikasi pembukuan, kamu harus tahu apa itu pembukuan.
Pembukuan akuntansi adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengatur keuangan usaha dan informasi keuangan yang meliputi modal, kewajiban, keuntungan, harta, dan biaya lainnya.
Tidak hanya itu informasi keuangan lainnya seperti jumlah harga perolehan dan penyerahan barang maupun jasa yang nantinya menyusun laporan keuangan seperti laporan laba rugi pada periode tertentu
Apa Itu Pembukuan Akuntansi?
Dalam menjalankan usaha, pencatatan keuangan adalah hal yang sangat penting. Dengan pembukuan, pemilik bisnis bisa mengetahui pemasukan, pengeluaran, modal, kewajiban, laba, hingga aset secara jelas.
Pembukuan akuntansi sendiri adalah proses pencatatan keuangan yang dilakukan secara teratur. Dari data tersebut, kita bisa menyusun laporan keuangan seperti laporan laba rugi, neraca, dan arus kas yang sangat berguna untuk pengambilan keputusan bisnis.
Kalau dulu pencatatan dilakukan manual dengan buku besar, sekarang lebih praktis menggunakan aplikasi pembukuan. Selain lebih cepat, hasilnya juga akurat dan minim human error.
Buat kamu yang cari software pembukuan keuangan, berikut ini ada 13 rekomendasi aplikasi pencatatan keuangan sederhana terbaik yang gratis maupun berbayar yang harus kamu tahu.
Software Aplikasi Pembukuan Usaha
Aplikasi pembukuan lainnya tidak hanya ada di android melainkan ada software pembukuan online bahkan ada yang sudah terintegrasi dengan marketplace dan juga sistem operasional seperti aplikasi stok gudang online untuk memantau persediaan barang secara real-time.
Sehingga dengan aplikasi pembukuan tersebut dapat memudahkan kamu dalam melakukan laporan pembukuan usaha kamu, baik yang penjualan offline maupun online.
1. Jubelio Akunting

Pertama ada aplikasi pembukuan dari Jubelio. Kelebihan dari software Jubelio Akunting sendiri dapat mengintegrasikan marketplace usaha kamu dengan pembukuan.
Jadi, kamu enggak perlu susah-susah buat input data keuangan secara manual karena sudah otomatis sehingga dapat meminimalisir waktu kamu.
Untuk fiturnya sendiri ada banyak mulai dari pencatatan biaya, pembuatan faktur, laporan keuangan, jurnal otomatis, sampai pelacakan persediaan.
Selain itu, kelebihan yang hanya ada di Jubelio adalah pembukuan usaha kamu sudah terhubung secara langsung ke marketplace dan toko fisik secara otomatis karena kamu hanya mengaksesnya dalam satu dashboard saja.
Fitur Jubelio Akunting:
– Laporan Bisnis dalam Satu Dashboard
Semakin banyak channel penjualan yang dikelola, semakin penting bagi bisnis untuk memiliki gambaran keuangan yang utuh dan selalu diperbarui.
Jubelio Akunting menyajikan informasi penjualan, biaya operasional, nilai persediaan, laba rugi, neraca, hingga arus kas dalam satu dashboard. Setiap laporan mengikuti transaksi yang berlangsung di marketplace, webstore, toko fisik, maupun channel lainnya.
– Rekonsiliasi Penjualan Marketplace
Nominal penjualan yang tampil pada dashboard marketplace belum tentu sama dengan dana yang akhirnya diterima bisnis.
Ada biaya administrasi, komisi platform, subsidi promo, refund, retur, penalti, hingga penyesuaian pencairan yang memengaruhi nilai akhirnya.
Jubelio Akunting membantu mencocokkan data transaksi marketplace dengan dana yang benar-benar masuk. Bisnis dapat mengetahui omset kotor, total potongan, selisih pencairan, serta pendapatan bersih dari setiap marketplace.
– Otomatisasi Pelaporan Pajak
Ketika volume transaksi bertambah, proses administrasi pajak dapat menyita banyak waktu apabila data harus dimasukkan berulang kali.
Melalui Jubelio Akunting, data faktur dan transaksi yang sudah tercatat dapat disiapkan untuk mendukung proses pelaporan pajak. Tim keuangan dapat mengurangi pekerjaan repetitif sekaligus menjaga konsistensi informasi antar dokumen.
Proses yang lebih terstruktur juga memudahkan pengecekan data saat bisnis membutuhkan dokumentasi transaksi, melakukan audit internal, atau menyiapkan laporan pada periode tertentu.
– Retur Marketplace Tercatat ke Pembukuan
Retur tidak sekadar membuat barang kembali ke gudang. Proses tersebut juga memengaruhi nilai penjualan, persediaan, piutang, pendapatan, dan laporan keuangan.
Dengan sistem yang saling terhubung, retur marketplace dapat langsung memperbarui data stok sekaligus pencatatan akuntansi. Tim tidak perlu melakukan koreksi di beberapa sistem secara terpisah.
Jejak transaksi pun menjadi lebih jelas, sehingga bisnis dapat menelusuri penyebab perubahan nilai penjualan serta menjaga laporan tetap sesuai dengan kondisi operasional.
– Penyesuaian Nilai Persediaan
Jumlah barang di gudang dapat tetap sama meskipun nilai persediaannya berubah. Kondisi ini bisa terjadi karena koreksi harga pembelian, biaya tambahan, barang rusak, perubahan harga pokok, atau kebutuhan penyesuaian akuntansi.
Fitur penyesuaian nilai persediaan memungkinkan bisnis memperbarui nilai stok tanpa mengubah jumlah fisik barang.
Dengan pencatatan yang lebih presisi, perhitungan HPP, margin, dan profit dapat menggambarkan kondisi bisnis secara lebih realistis.
– Terhubung dengan Manajemen Inventory
Jubelio Akunting terintegrasi dengan pengelolaan inventory dari marketplace, webstore, gudang, cabang, dan toko fisik.
Setiap penjualan, pembelian, retur, penyesuaian, maupun perpindahan barang dapat memperbarui data persediaan secara otomatis. Informasi tersebut kemudian terhubung dengan pencatatan keuangan.
Integrasi ini membantu tim penjualan, gudang, dan keuangan menggunakan sumber data yang sama. Risiko overselling, selisih stok, pencatatan ganda, serta keterlambatan pembaruan informasi dapat ditekan.
– Seluruh Penjualan Tersusun dalam Satu Laporan
Penjualan dari marketplace, webstore, POS, dan toko fisik sering kali tersimpan dalam laporan yang berbeda. Menggabungkannya secara manual dapat memakan waktu serta meningkatkan risiko data terlewat atau tercatat dua kali.
Jubelio Akunting menyatukan transaksi online dan offline ke dalam laporan keuangan yang terpusat.
Bisnis dapat melihat kontribusi pendapatan dari setiap channel, membandingkan performa penjualan, mengevaluasi margin, dan memantau perkembangan omset dalam periode tertentu.
Data tersebut juga membantu bisnis menentukan channel yang layak dikembangkan, produk yang menghasilkan keuntungan lebih besar, serta area operasional yang perlu dievaluasi.
– Keuangan dan Operasional Berjalan dalam Satu Ekosistem
Pembukuan yang baik tidak berhenti pada pencatatan pemasukan dan pengeluaran. Bisnis membutuhkan sistem yang mampu menunjukkan hubungan antara transaksi, persediaan, biaya, retur, hingga keuntungan yang diperoleh.
Jubelio Akunting menghubungkan aktivitas keuangan dengan marketplace, webstore, pergudangan, inventory, dan Jubelio POS. Setiap transaksi yang terjadi dalam operasional dapat mengalir ke proses pembukuan secara lebih terstruktur.
Dengan fitur yang terintegrasi dari proses penjualan hingga pelaporan, Jubelio Akunting dapat menjadi rekomendasi aplikasi pembukuan bagi bisnis yang ingin meningkatkan efisiensi sekaligus memperoleh kontrol keuangan yang lebih menyeluruh.
Kamu bisa langsung coba Jubelio Akunting secara GRATIS sekarang juga.
2. Aplikasi Pembukuan Quickbooks
Aplikasi pembukuan akunting selanjutnya adalah Quickbooks.
Aplikasi ini mampu membuat faktur dan kamu dapat melampirkan foto bahkan catatan untuk faktur dan transaksi yang berfungsi untuk membuat laporan keuangan. Mulai dari, laporan penjualan, laporan laba rugi, laporan neraca, laporan pembelian, dan lain sebagainya.
3. Aplikasi Akuntansi Wave
Wave merupakan software pembukuan yang berasal dari Amerika Serikat dan sudah digunakan lebih dari ratusan ribu orang.
Aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang cukup lengkap seperti melakukan pengiriman invoice, pencatatan keuangan, dan juga membuat kwitansi online.
Tapi, sayangnya tidak adanya fitur dukungan untuk stok dan inventory. Karena aplikasi ini dirancang untuk digunakan di Amerika Serikat dan Kanada maka dari itu aplikasi ini mungkin akan terlihat aneh jika dipakai di Indonesia karena ada beberapa fitur yang tidak dapat diakses.
Baca juga: 10 Aplikasi Stok Barang Terbaik Untuk Bisnismu
4. Aplikasi Pembukuan Freshbooks
Freshbooks merupakan aplikasi akuntansi berbasis cloud yang penggunaannya cukup mudah terlebih untuk usaha kecil. Sama seperti aplikasi pembukuan lain, ia juga melayani invoice, report, dan time tracking.
Memiliki fitur-fitur salah satunya melacak pendapatan kamu secara otomatis dan pengingat untuk pembayaran.
5. Paper.id
Berikutnya, ada Paper.id yang merupakan platform invoicing dan pembayaran digital yang dilengkapi beberapa fitur pencatatan keuangan yang dapat membantu bisnis untuk mengelola proses akunting, baik buat kamu yang memiliki bisnis kecil, menengah, maupun besar.
Kamu dapat menggunakan Paper.id di berbagai platform, mulai dari desktop, android, hingga iOS.
6. Software Akuntansi Moodah
Salah satu software akuntansi gratis yang bisa kamu gunakan adalah Moodah.
Aplikasi Moodah memungkinkan kamu untuk mendapatkan laporan keuangan secara otomatis dan instan serta mengelola utang piutang tanpa ribet.
Kalau kamu ingin buat bisnis online, tenang aja di aplikasi Moodah kamu juga bisa membantu membuat online shop secara mudah.
7. Cloudbook
Selanjutnya, Cloudbook adalah salah satu aplikasi akuntansi berbasis cloud yang dirancang untuk membantu bisnis kecil dan menengah dalam mengelola keuangan mereka.
Aplikasi ini menawarkan berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan transaksi keuangan, pembuatan laporan keuangan, dan pemantauan arus kas secara real-time.
8. Aplikasi Akuntansi Equip
Aplikasi akuntansi EQUIP adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membantu bisnis dalam mengelola berbagai aspek keuangan mereka.
EQUIP adalah software akuntansi yang dikembangkan oleh HashMicro yang menawarkan berbagai modul dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis, termasuk akuntansi, inventaris, penjualan, pembelian, manufaktur, dan lain-lain.
9. Majoo
Berikutnya, Majoo menawarkan solusi untuk UMKM, terutama di bidang ritel dan F&B. Selain fungsi POS untuk transaksi harian, Majoo juga mencatat laporan penjualan, stok, dan pembukuan sederhana secara otomatis.
Dengan alur yang rapi dari kasir hingga laporan, aplikasi ini membantu pemilik bisnis mendapatkan kontrol lebih baik terhadap arus kas dan keuntungan usaha.
10. Jurnal by Mekari
Pasti kamu nggak asing sama Jurnal by Mekari. Yap, Jurnal by Mekari adalah software akuntansi lokal yang dirancang khusus untuk bisnis di Indonesia.
Aplikasi ini mendukung pembuatan laporan otomatis, pengelolaan pajak sesuai regulasi, serta integrasi dengan ekosistem Mekari lainnya seperti HR dan payroll.
Dengan tampilan modern dan fitur lengkap, Jurnal sangat sesuai untuk UMKM hingga perusahaan berkembang yang membutuhkan solusi terintegrasi.
11. Software Akuntansi Accurate Online
Salah satu rekomendasi software akuntansi ini juga menjadi pilihan populer di Indonesia karena menyediakan fitur multi-user, multi-gudang, laporan pajak, rekonsiliasi bank, serta manajemen biaya dan proyek.
Banyak konsultan akuntansi di Indonesia familiar dengan software ini, sehingga implementasinya lebih mudah. Accurate cocok digunakan oleh bisnis ritel, distribusi, maupun manufaktur ringan yang membutuhkan laporan komprehensif.
12. Aplikasi Pembukuan Zahir Accounting
Zahir Accounting merupakan software akuntansi lokal yang sudah dipercaya ribuan bisnis di Indonesia. Fiturnya mencakup analisis keuangan mendalam, laporan pajak, manajemen persediaan, hingga pencatatan proyek.
Aplikasi akuntansi Zahir cocok untuk bisnis distribusi maupun jasa yang membutuhkan laporan detail dan analisis lebih dalam untuk pengambilan keputusan.
13. EQUIP by HashMicro
Selanjutnya, ada Equip by hashmicro adalah software akuntansi modular yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.
Selain akuntansi, EQUIP juga menyediakan modul inventaris, penjualan, pembelian, manufaktur, dan lain-lain, sehingga cocok untuk perusahaan yang membutuhkan sistem ERP terintegrasi.
Rekomendasi Aplikasi Pembukuan Android dan iOS
Berikut daftar aplikasi pencatatan keuangan sederhana yang bisa digunakan di smartphone Android maupun iOS.
1. Akuntansi UKM & Pembayaran Digital – BukuWarung
Rekomendasi yang pertama adalah BukuWarung. Sekarang ini BukuWarung tidak cuma sebagai aplikasi akuntansi saja, tapi juga sebagai aplikasi pembayaran juga. Aplikasi ini cocok digunakan baik personal maupun bisnis.
Aplikasi ini dibuat untuk memberikan solusi bagi pebisnis dalam hal pencatatan keuangan yang mudah, gratis dan aman. Selain itu juga memberikan solusi pembayaran mulai dari kirim uang hingga PPOB.
Aplikasi BukuWarung juga mempunyai keunggulan dari aplikasi lain mulai dari interface yang sederhana, ukuran yang kecil sehingga tidak memakan ruang penyimpanan dan juga bisa digunakan secara offline tanpa koneksi internet.
Kalau kalian ingin memakai Aplikasi BukuWarung, bisa langsung di download saja di Playstore. Yuk segera download BukuWarung dan rasakan manfaatnya.
2. Aplikasi Akuntansi Keuangan
Selanjutnya aplikasi akuntansi keuangan, aplikasi ini bisa kamu dapatkan di android maupun iOS secara gratis. Fitur yang dapat kamu gunakan seperti pencatatan keuangan dalam bentuk pembukuan.
Maka dari itu, pada aplikasi ini kamu bisa menemukan pilihan jurnal, buku besar, neraca, laba rugi, dan lain sebagainya.
Baca juga: Memahami Buku Besar Akuntansi Dan Fungsinya dalam Bisnis
3. Teman Bisnis
Aplikasi android teman bisnis mungkin dapat membantu kamu dalam melakukan laporan keuangan pada bisnis kamu. Aplikasi ini cocok untuk kamu yang mempunyai bisnis kecil-kecilan dan tidak memiliki pengetahuan mengenai akuntansi.
Teman bisnis bisa dijadikan aplikasi pembukuan online shop gratis yang dapat kamu coba. Selain untuk online shop aplikasi ini memang dirancang untuk pelaku usaha kecil menengah, produksi, bahkan reseller.

4. Aplikasi Pembukuan Finansialku
Aplikasi akuntansi Finansialku adalah sebuah aplikasi berbasis digital yang dirancang untuk membantu pengelolaan keuangan bisnis maupun pribadi (individu).
Software pembukuan satu ini menyediakan berbagai fitur yang memungkinkan pengguna untuk mencatat, merencanakan, dan mengelola keuangan pribadi atau bisnis dengan lebih efektif.
Mulai dari, pencatatan keuangan, perencanaan keuangan, laporan, sampai adanya edukasi tentang keuangan.
5. Sage One
Sage One adalah aplikasi pembukuan usaha kecil dan penjualan terbaik yang menyediakan semua yang dibutuhkan oleh pebisnis apalagi jika kamu memiliki usaha kecildan menengah.
Adapun fitur yang bisa kamu gunakan, diantaranya dokumentasi, pajak, dan semua fitur yang berkaitan dengan pendapatan dan pengeluaran bisnis.
Selain itu, aplikasi ini juga sudah berbasis cloud, sehingga kamu tidak perlu melakukan pembaruan yang merepotkan.
Cara Memilih Software Akuntansi yang Tepat untuk Bisnis
Sebelum memilih aplikasi pembukuan, penting bagi pemilik usaha untuk memahami bagaimana cara memilih software akuntansi yang tepat agar sesuai dengan kebutuhan bisnis. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Kenali Kebutuhan Bisnis
Setiap bisnis memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Misalnya, bisnis ritel membutuhkan fitur pelacakan stok, sedangkan jasa profesional lebih membutuhkan fitur pencatatan invoice dan waktu kerja. Dengan mengenali kebutuhan bisnis terlebih dahulu, kamu bisa memilih software akuntansi yang paling relevan.
2. Perhatikan Fitur Utama yang Ditawarkan
Pastikan software akuntansi memiliki fitur dasar seperti pencatatan transaksi, laporan keuangan, invoice, dan pengelolaan kas. Selain itu, fitur tambahan seperti rekonsiliasi bank otomatis, pengingat tagihan, dan manajemen utang piutang juga bisa menjadi nilai tambah.
3. Sesuaikan dengan Budget Bisnis
Pilihlah software akuntansi yang sesuai dengan anggaran bisnismu. Ada banyak pilihan software gratis dengan fitur dasar yang cukup lengkap, tapi jika bisnismu berkembang, tidak ada salahnya mempertimbangkan software berbayar dengan fitur yang lebih canggih dan skalabel.
4. Pilih Software Akuntansi Terintegrasi
Software akuntansi yang terintegrasi dengan sistem lain seperti penjualan, gudang, hingga marketplace akan sangat membantu dalam efisiensi kerja. Kamu tidak perlu lagi input data secara manual karena semua proses sudah otomatis.
5. Pilih yang Memiliki Dukungan Teknis dan Pembaruan
Pastikan software yang kamu pilih menyediakan layanan pelanggan dan pembaruan rutin. Hal ini penting untuk memastikan software tetap aman digunakan, sesuai dengan regulasi pajak terbaru, dan minim error.
Manfaat Menggunakan Software Akuntansi untuk Bisnis
Menggunakan software akuntansi bukan hanya soal kemudahan dalam pencatatan, tapi juga membawa banyak manfaat strategis untuk pengelolaan bisnis secara keseluruhan.
1. Menghemat Waktu dan Tenaga
Dengan pencatatan otomatis, kamu bisa mengurangi waktu kerja manual yang sebelumnya dihabiskan untuk input data dan perhitungan rumit. Ini juga memungkinkan tim keuangan lebih fokus ke strategi pengembangan bisnis.
2. Meminimalkan Kesalahan Perhitungan
Pencatatan manual rawan kesalahan, apalagi jika datanya banyak. Software akuntansi bisa membantu meminimalkan human error karena sistemnya sudah otomatis dan akurat.
3. Menyajikan Laporan Keuangan Secara Instan
Software akuntansi memungkinkan kamu untuk mendapatkan laporan laba rugi, neraca, arus kas, dan lainnya dalam hitungan detik. Laporan ini sangat penting untuk pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
4. Mempermudah Pengawasan Arus Kas
Dengan fitur monitoring arus kas secara real-time, kamu bisa tahu kondisi keuangan bisnis kapan saja. Hal ini akan membantu kamu menghindari kekurangan kas atau kesalahan pengeluaran.
5. Memudahkan Pengelolaan Pajak
Beberapa software akuntansi sudah menyediakan fitur penghitungan pajak otomatis sesuai regulasi di Indonesia. Ini tentu sangat memudahkan saat pelaporan pajak bulanan atau tahunan.
6. Akses Data Secara Online dan Aman
Kebanyakan software akuntansi berbasis cloud memungkinkan kamu untuk mengakses data kapan saja dan dari mana saja. Selain itu, data juga tersimpan dengan aman dan terenkripsi.
7. Membantu Skalabilitas Bisnis
Saat bisnismu berkembang, software akuntansi yang baik bisa mengikuti perkembangan tersebut tanpa harus mengganti sistem. Hal ini membuat transisi dan ekspansi bisnis menjadi lebih mulus.
8. Integrasi dengan Sistem Lain
Integrasi dengan sistem lain seperti POS, marketplace, CRM, dan inventory sangat penting agar proses operasional bisnis berjalan lebih efisien.
Dengan sistem yang saling terhubung, kamu bisa mengelola penjualan melalui aplikasi POS, memantau stok lewat aplikasi stok gudang online, serta mencatat transaksi langsung dari aplikasi kasir online terbaik hanya dalam satu dashboard.
Salah satu contoh software akuntansi yang sudah terintegrasi dengan sistem omnichannel adalah Jubelio Akunting.
Dengan menggunakan Jubelio, kamu tidak perlu repot input data manual karena seluruh transaksi dari toko offline maupun marketplace akan langsung tercatat otomatis ke dalam laporan keuangan.
Penggunaan software pembukuan tentunya sangat memudahkan kamu dalam memantau performa bisnis secara real-time.
Kamu bisa langsung coba fitur akuntansi terintegrasi dari Jubelio secara gratis dan rasakan kemudahannya dalam mengelola pembukuan bisnis.