Lewati ke konten
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
Search
COBA GRATIS
Daftar Isi
Insight Bisnis
Insight Bisnis
  • Desember 11, 2025

Apa Itu Laba? Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

  • Desember 11, 2025

Penulis:

  • Picture of Darin Rania Darin Rania
Definisi Jenis dan Cara Menghitung Laba Definisi Jenis
Key Highlights
  • Laba adalah selisih positif antara pendapatan diperoleh oleh bisnis dengan total biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan pendapatan pada periode waktu tertentu.
  • Permudah perhitungan akuntansi bisnis atau perusahaan Anda dengan menggunakan sistem aplikasi Jubelio Akuntansi. Klik tombol di bawah untuk coba secara GRATIS!
Klik untuk Coba Gratis

Ketika kamu membangun atau memiliki bisnis, pastinya menginginkan keuntungan atau disebut juga laba.

Laba adalah salah satu istilah yang sangat penting dalam dunia bisnis dan keuangan.

Semua perusahaan, baik besar maupun kecil, memiliki tujuan untuk mendapatkan laba, karena hal ini menjadi tolak ukur kesuksesan bisnis mereka.

Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai apa itu laba, jenis-jenis laba, dan cara menghitungnya.

Apa Itu Laba?

Laba atau dikenal juga profit menjadi salah satu faktor penting bagi sebuah bisnis.

Laba adalah keuntungan yang diperoleh sebuah perusahaan atau individu setelah mengurangi semua biaya operasional dari total pendapatan.

Dalam istilah sederhana, laba merupakan selisih antara pendapatan dan pengeluaran. Jika pendapatan lebih besar daripada pengeluaran, maka tercipta laba.

Laba sering digunakan untuk mengukur seberapa efisien sebuah bisnis beroperasi dan seberapa baik dalam menghasilkan keuntungan dari kegiatan usahanya.

Perbedaan Laba dan Keuntungan

Laba menggambarkan selisih antara pendapatan dan seluruh biaya (operasional, produksi, administrasi, pajak, penyusutan, dll.), sedangkan keuntungan merupakan selisih positif antara harga jual dan biaya.

Manfaat Laba Bagi Perusahaan

Laba memiliki peran yang sangat penting dalam bisnis, karena merupakan indikator utama keberhasilan dan kesehatan finansial perusahaan.

Maka dari itu, laba tidak hanya menunjukkan apakah bisnis yang kamu jalankan menguntungkan atau tidak, tetapi juga dapat digunakan untuk memperluas bisnis, meningkatkan operasional, dan menarik investor.

Tanpa laba, sulit bagi perusahaan untuk bertahan dalam jangka panjang.

Berikut ini, beberapa manfaat laba dalam bisnis:

1. Sumber Modal untuk Pengembangan Bisnis

Laba dapat digunakan kembali untuk mengembangkan bisnis, seperti membuka cabang baru, memperluas produk atau layanan, dan meningkatkan kapasitas produksi. Ini membantu perusahaan tumbuh dan bersaing di pasar.

2. Menarik Investor

Investor cenderung tertarik pada perusahaan yang menghasilkan laba konsisten, karena ini menunjukkan potensi pengembalian investasi yang tinggi.

Laba yang baik memberikan kepercayaan kepada investor bahwa bisnis tersebut memiliki prospek jangka panjang.

3. Meningkatkan Kepercayaan Kreditur

Perusahaan yang terus menghasilkan laba memiliki posisi yang lebih baik dalam memperoleh pinjaman dari bank atau kreditur lainnya. Laba menunjukkan bahwa bisnis tersebut mampu membayar kembali utang atau kewajiban finansial.

4. Pembagian Dividen kepada Pemegang Saham

Untuk perusahaan yang berbentuk perseroan, laba dapat dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen.

Ini memberikan keuntungan bagi pemilik saham sebagai hasil investasi mereka dalam perusahaan.

5. Menjamin Keberlangsungan Operasional

Laba membantu menjaga keberlangsungan operasional perusahaan dengan menutupi biaya-biaya tetap seperti gaji karyawan, sewa, dan bahan baku.

Dengan laba yang cukup, bisnis dapat terus beroperasi tanpa gangguan.

6. Meningkatkan Daya Saing

Perusahaan yang menghasilkan laba memiliki lebih banyak sumber daya untuk berinvestasi dalam teknologi baru, memperbaiki layanan pelanggan, atau menjalankan strategi pemasaran yang lebih agresif, yang dapat meningkatkan daya saing di pasar.

7. Memperkuat Posisi Keuangan

Laba yang konsisten membantu memperkuat neraca keuangan perusahaan, sehingga dapat menghadapi tantangan atau krisis ekonomi dengan lebih baik.

Dengan demikian, laba bukan hanya sekadar angka di laporan keuangan, tetapi merupakan faktor penting yang mendukung keberlanjutan, pertumbuhan, dan kesuksesan jangka panjang sebuah bisnis.

Macam-Macam Jenis Laba 

Dalam bisnis, laba bisa dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan tahapan perhitungan dan jenis biaya yang dikurangkan. Berikut adalah jenis-jenis laba yang umum digunakan:

1. Laba Kotor (Gross Profit)

Laba kotor adalah keuntungan yang diperoleh setelah mengurangi Harga Pokok Penjualan (HPP) dari total pendapatan atau penjualan.

HPP mencakup biaya produksi langsung seperti bahan baku dan tenaga kerja.

Laba kotor menggambarkan kemampuan bisnis untuk menghasilkan keuntungan dari operasional inti sebelum memperhitungkan biaya lain-lain.

2. Laba Operasional (Operating Profit)

Laba operasional adalah keuntungan yang diperoleh setelah mengurangi biaya operasional dari laba kotor.

Biaya operasional mencakup pengeluaran untuk gaji karyawan, biaya pemasaran, sewa gedung, dan utilitas, tetapi tidak termasuk bunga dan pajak.

Laba ini menunjukkan efektivitas manajemen dalam menjalankan operasi bisnis sebelum memperhitungkan kewajiban keuangan seperti bunga atau pajak.

3. Laba Sebelum Pajak (Profit Before Tax)

Laba sebelum pajak adalah laba yang diperoleh setelah dikurangi semua biaya bunga dan pendapatan non-operasional lainnya, tetapi sebelum pajak penghasilan.

Dengan begitu, dapat memberi gambaran lebih jelas tentang keuntungan yang dihasilkan setelah semua biaya operasional dan keuangan diperhitungkan.

4. Laba Bersih (Net Profit)

Apa itu laba bersih? Laba bersih adalah keuntungan akhir yang diperoleh setelah mengurangi semua biaya, termasuk biaya bunga dan pajak.

Umumnya, laba bersih mencerminkan profitabilitas keseluruhan dari bisnis setelah semua pengeluaran dan kewajiban dipenuhi.

Laba bersih sering disebut juga sebagai bottom line karena mewakili keuntungan akhir yang tersedia bagi pemilik bisnis atau pemegang saham.

Rumus dan Cara Menghitung Laba

Menghitung laba dalam bisnis adalah proses untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang diperoleh setelah dikurangi biaya atau pengeluaran.

Untuk menghitung laba, ada beberapa formula yang bisa digunakan tergantung pada jenis laba yang ingin dihitung.

Ada tiga jenis laba yang biasa dihitung dalam keuangan, yaitu laba kotor, laba operasional, dan laba bersih. Berikut penjelasan cara menghitung laba:

1. Menghitung Laba Kotor

Laba kotor adalah keuntungan yang diperoleh setelah mengurangi biaya langsung yang terkait dengan produksi barang atau jasa, seperti bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Rumusnya:

cara menghitung laba kotor

Contoh: Jika total penjualan Anda dalam satu bulan sebesar Rp50.000.000 dan HPP sebesar Rp30.000.000,

maka: Laba Kotor = Rp50.000.000 – Rp30.000.000 = Rp20.000.000

2. Menghitung Laba Operasional

Laba operasional adalah laba yang diperoleh setelah mengurangi biaya operasional, seperti gaji karyawan, sewa, utilitas, dan biaya pemasaran. Rumusnya:

cara hitung laba operasional

Contoh perhitungan laba.

Jika laba kotor Anda sebesar Rp20.000.000 dan total biaya operasional sebesar Rp10.000.000,

maka: Laba Operasional = Rp20.000.000 – Rp10.000.000 = Rp10.000.000

3. Menghitung Laba Bersih

Laba bersih adalah laba akhir yang diperoleh setelah mengurangi semua biaya, termasuk pajak dan bunga pinjaman. Rumusnya:

hitung laba bersih

Contoh menghitung laba bersih:

Jika laba operasional Anda sebesar Rp10.000.000, biaya bunga Rp1.000.000, dan pajak Rp1.500.000,

maka: Laba Bersih = Rp10.000.000 – (Rp1.000.000 + Rp1.500.000) = Rp7.500.000

Untuk menghitung laba, kamu perlu memahami tiga tahapan utama: laba kotor, laba operasional, dan laba bersih.

Dengan menghitung semua biaya yang terlibat, kamu bisa mengetahui seberapa besar keuntungan bersih yang dihasilkan oleh bisnis.

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu laba dalam perusahaan, jenis, dan cara menghitung laba.

COBA SEKARANG!

Daftar Isi

Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis
Kelola Bisnis Pakai Jubelio
Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

Apa itu laba dalam penjualan?

Laba dalam penjualan adalah pendapatan bersih yang diperoleh oleh bisnis dari aktivitas penjualan setelah dikurangi dengan biaya operasional dan Harga Pokok Penjualan (HPP).

Artikel Terkait

Pilihan Platform Website Terbaik
Insight Bisnis

9+ Pilihan Platform Website Terbaik Tahun 2026

Januari 15, 2026
Rekomendasi Agregator Logistik Indonesia Terbaik
Insight Bisnis

5 Rekomendasi Agregator Logistik Indonesia Terbaik

Januari 14, 2026
Auto Cuan 10 Juta Saat Ramadan dan Lebaran
Insight Bisnis

Auto Cuan 10 Juta Saat Ramadan dan Lebaran! Ini Best Produk Affiliate Paling Laris

Januari 12, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • Apa Itu Laba? Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitungnya

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
COBA GRATIS