Kecepatan picking merupakan salah satu faktor penting dalam produktivitas gudang. Petugas harus menemukan, mengambil dan memindahkan barang sesuai pesanan.
Ketika gudang memiliki banyak SKU dengan tingkat permintaan berbeda, posisi produk sangat memengaruhi waktu dan jarak tempuh picker.
Barang yang sering dipesan namun ditempatkan jauh dari area packing bisa menyebabkan waktu terbuang.
Oleh karena itu, penataan gudang perlu mempertimbangkan pola permintaan dan alur kerja, bukan hanya ketersediaan ruang. Pendekatan ini disebut slotting optimization.
Apa Itu Slotting Optimization?
Slotting optimization merupakan proses menentukan lokasi penyimpanan produk berdasarkan frekuensi permintaan, ukuran, berat, karakteristik barang dan pola pergerakan di gudang.
Produk yang sering dipicking sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau dan dekat area packing, sedangkan barang yang jarang bergerak bisa ditempatkan di area kurang strategis. Penataan ini membantu meningkatkan efisiensi operasional.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan dalam Penempatan Produk
Tidak cukup hanya melihat produk mana yang paling banyak terjual. Ada beberapa faktor lain yang perlu diperhitungkan agar pengaturan lokasi benar-benar efektif.
1. Frekuensi Permintaan
Barang dengan tingkat permintaan tinggi biasanya perlu mendapatkan lokasi yang lebih mudah diakses. Semakin sering produk tersebut diambil, semakin besar potensi penghematan waktu jika jarak pengambilannya dapat dipangkas.
Namun, frekuensi permintaan sebaiknya dianalisis berdasarkan data terbaru karena pola penjualan bisa berubah.
2. Ukuran dan Berat Barang
Produk berukuran besar atau berat membutuhkan pertimbangan khusus. Menempatkan barang berat di posisi yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko saat proses pengambilan.
Barang seperti ini sebaiknya ditempatkan pada area yang aman dan mudah dijangkau, dengan mempertimbangkan peralatan yang digunakan oleh tim gudang.
3. Karakteristik Produk
Setiap produk dapat memiliki kebutuhan penyimpanan yang berbeda. Produk yang mudah rusak, sensitif terhadap suhu atau membutuhkan perlakuan khusus tentu tidak bisa ditempatkan sembarangan.
Faktor keamanan dan kondisi penyimpanan harus tetap menjadi prioritas meskipun tujuan utama penataan adalah meningkatkan kecepatan picking.
4. Hubungan Antarproduk
Produk yang sering dipesan secara bersamaan dapat ditempatkan pada lokasi yang berdekatan. Misalnya, jika pelanggan sering membeli produk A dan B dalam satu pesanan, posisi keduanya dapat diatur agar picker tidak perlu berpindah terlalu jauh.
Pendekatan ini bisa membantu memperpendek perjalanan saat menangani pesanan dengan beberapa item.
Cara Menerapkan Slotting Optimization di Gudang
Penerapan penataan lokasi sebaiknya dilakukan berdasarkan data, bukan sekadar perkiraan. Berikut beberapa langkah yang dapat digunakan.
1. Analisis Data Penjualan dan Picking
Mulailah dengan melihat produk yang paling sering keluar, jumlah picking per periode serta pola pesanan pelanggan.
Data tersebut bisa membantu menunjukkan produk mana yang paling banyak membutuhkan aktivitas picking. Produk dengan frekuensi tinggi dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan di area yang lebih strategis.
2. Petakan Layout Gudang
Setelah mengetahui pola permintaan, lihat kondisi layout gudang saat ini. Perhatikan posisi rak, lorong, area penerimaan, area penyimpanan dan lokasi packing.
Dari pemetaan tersebut, perusahaan dapat melihat apakah terdapat produk yang terlalu jauh dari area kerja utama atau justru berada di lokasi yang tidak sesuai dengan karakteristiknya.
3. Kelompokkan Produk Berdasarkan Prioritas
Produk dapat dikelompokkan berdasarkan tingkat pergerakannya. Barang dengan frekuensi picking tinggi bisa ditempatkan pada area yang paling mudah diakses, sedangkan barang dengan pergerakan rendah bisa ditempatkan lebih jauh.
Pendekatan ini mirip dengan prinsip klasifikasi inventaris, namun fokusnya lebih spesifik pada penentuan lokasi penyimpanan.
4. Atur Posisi Berdasarkan Ergonomi
Kecepatan tidak boleh dicapai dengan mengorbankan keselamatan. Produk yang sering diambil sebaiknya berada pada ketinggian yang nyaman bagi picker.
Pengaturan tersebut dapat mengurangi gerakan membungkuk, menjangkau terlalu tinggi atau mengangkat barang dengan posisi tubuh yang kurang ideal.
5. Evaluasi Secara Berkala
Penataan yang efektif hari ini belum tentu tetap efektif beberapa bulan kemudian. Produk baru bisa menjadi populer, pola permintaan dapat berubah dan jumlah pesanan bisa mengalami peningkatan.
Oleh karena itu, evaluasi lokasi penyimpanan perlu dilakukan secara berkala menggunakan data terbaru.
Manfaat Slotting Optimization bagi Operasional Gudang
Penempatan produk yang tepat bisa memberikan manfaat pada berbagai aspek operasional.
1. Mempercepat Proses Picking
Ketika barang yang sering dicari berada di lokasi yang strategis, waktu perjalanan picker dapat berkurang. Dalam volume pesanan yang besar, penghematan beberapa detik atau menit per pesanan bisa berdampak cukup besar secara keseluruhan.
2. Mengurangi Jarak Tempuh Picker
Picker tidak hanya menghabiskan waktu saat mengambil barang. Perjalanan menuju lokasi produk dan kembali ke area proses berikutnya juga menjadi bagian dari waktu kerja. Penempatan yang lebih optimal membantu mengurangi perjalanan yang tak diperlukan.
3. Meningkatkan Produktivitas Tim
Dengan waktu tempuh yang lebih singkat, tim dapat menangani lebih banyak pesanan dalam periode kerja yang sama. Hal ini dapat membantu meningkatkan kapasitas operasional tanpa selalu harus menambah tenaga kerja.
4. Memaksimalkan Pemanfaatan Ruang
Slotting bukan hanya tentang menempatkan barang yang laris di dekat packing. Ukuran dan bentuk produk juga bisa digunakan untuk menentukan lokasi yang paling sesuai.
Dengan pengaturan yang tepat, ruang vertikal dan horizontal di dalam gudang dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menata Gudang
Salah satu kesalahan umum adalah mengatur lokasi barang hanya berdasarkan urutan kedatangan. Cara tersebut memang sederhana, namun belum tentu mempertimbangkan pola permintaan.
Kesalahan lainnya adalah membiarkan layout gudang tak berubah meskipun pola penjualan sudah berubah. Produk yang dahulu jarang terjual bisa menjadi salah satu barang paling populer setelah adanya perubahan tren atau strategi pemasaran.
Penempatan produk juga sebaiknya tidak dilakukan tanpa memperhatikan keselamatan. Barang berat, mudah rusak atau membutuhkan kondisi khusus harus tetap mengikuti standar penyimpanan yang sesuai.
Gunakan Data untuk Membuat Gudang Lebih Efisien
Penataan gudang efektif bukan sekadar mendekatkan semua barang ke area packing, namun menentukan lokasi berdasarkan permintaan, karakteristik produk dan kondisi operasional.
Data picking serta evaluasi berkala membantu perusahaan menjaga penempatan produk tetap efisien dan sesuai perubahan bisnis.
Jika Anda ingin mengembangkan slotting gudang sekaligus membuat pengelolaan inventaris dan operasional lebih terintegrasi, Software WMS Jubelio bisa menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan.
Dengan dukungan sistem yang tepat, data pergerakan barang dapat menjadi dasar untuk mengambil keputusan operasional yang lebih terukur.