Mengelola penggajian sering menjadi tantangan bagi tim HR di berbagai perusahaan. Pasalnya, proses ini menuntut ketelitian tinggi karena harus menghitung gaji, pajak, lembur, dan tunjangan secara akurat.
Salah satu masalah yang sering HR alami adalah mengelola payroll karena harus menghitung banyak komponen hingga memastikan perhitungan patuh dengan regulasi terbaru.
Jika masih dilakukan secara manual, waktu HR nantinya akan habis menjalankan tugas non-produktif ini.
Oleh karena itu, sudah saatnya beralih ke software payroll yang mampu menghitung gaji otomatis dan melakukan transfer hanya dengan sekali klik. Berikut rekomendasinya!
1. KantorKu HRIS

KantorKu HRIS adalah software payroll terbaik untuk perusahaan di Indonesia, karena fiturnya dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan penggajian sesuai regulasi lokal.
Fiturnya lengkap, mudah digunakan, dan harganya terjangkau untuk berbagai skala bisnis, baik UMKM, startup hingga enterprise.
Software payroll ini mampu menghitung gaji pokok, tunjangan, lembur, reimbursement, hingga berbagai komponen payroll lainnya secara otomatis.
Setelah perhitungan selesai, HR dapat langsung melakukan disbursement gaji ke seluruh karyawan dari berbagai bank hanya dengan satu klik. \

Saat ini, KantorKu HRIS telah dipercaya oleh 5.000+ perusahaan di Indonesia, termasuk Yayasan Buddha Tzu Chi, English 1, hingga Pertamina untuk mengelola payroll mereka.
Fitur Payroll Unggulan KantorKu HRIS
Untuk mendukung proses payroll yang lebih cepat, akurat, dan sesuai regulasi Indonesia, KantorKu HRIS menyediakan berbagai fitur unggulan berikut:
- Perhitungan Gaji Otomatis: Menghitung gaji pokok, tunjangan, lembur, dan komponen lainnya secara otomatis.
- Perhitungan PPh 21 & BPJS: Sistem payroll selalu mengikuti regulasi pajak dan iuran terbaru di Indonesia.
- Integrasi Absensi & Lembur: Data kehadiran, cuti, keterlambatan, dan lembur tersinkron langsung ke payroll.
- Transfer Gaji Sekali Klik: Pembayaran gaji massal ke berbagai bank dilakukan sekaligus dan tepat waktu.
- Slip Gaji Digital Otomatis: Slip gaji langsung dibuat dan dapat diakses karyawan secara mandiri.
- Manajemen Reimbursement Terintegrasi: Klaim dan persetujuan reimbursement langsung masuk ke komponen payroll.
- Laporan Payroll Siap Audit: Seluruh data payroll tersimpan rapi dan mudah ditarik untuk kebutuhan audit.
Jika Anda ingin merasakan langsung kemudahan mengelola payroll tanpa ribet, Anda bisa mencoba sendiri fitur payroll KantorKu HRIS, bisa langsung book demo gratis hari ini!
2. ADP Payroll
ADP Payroll adalah software payroll yang banyak digunakan perusahaan menengah hingga besar untuk mengelola penggajian secara terstruktur.
Sistem ini membantu HR menghitung gaji karyawan secara otomatis, termasuk komponen tunjangan dan potongan pajak.
Namun, untuk penyesuaian regulasi lokal seperti PPh 21, BPJS, dan aturan lembur perlu dilakukan secara manual atau melalui konfigurasi tambahan.
3. Plane
Plane merupakan software payroll yang cocok untuk perusahaan yang membayar kontraktor atau karyawan lintas negara.
Platform ini membantu HR mengelola pembayaran gaji, honor, atau fee. Proses payroll jadi lebih ringkas meskipun melibatkan banyak pihak. Cocok untuk perusahaan dengan model kerja remote atau global.
4. Gusto
Rekomendasi software payroll berikutnya yaitu Gusto dengan tampilan yang mudah dipahami oleh tim HR.
Sistem ini mengurangi risiko kesalahan saat menghitung komponen seperti lembur atau tunjangan. Fitur self-service juga memungkinkan karyawan mengakses slip gaji sendiri.
Namun, Gusto belum mendukung regulasi penggajian Indonesia, sehingga komponen seperti PPh 21, BPJS, dan lembur sesuai UU Ketenagakerjaan perlu diolah terpisah.
5. OnPay
OnPay hadir sebagai alternatif untuk bisnis kecil hingga menengah dengan kebutuhan penggajian yang beragam.
Sistem software payroll ini membantu HR menghitung gaji karyawan tanpa harus membuat perhitungan berulang setiap bulan. Semua fitur payroll tersedia dalam satu paket harga, sehingga biaya lebih terkontrol.
6. Deel
Deel mendukung pengelolaan gaji untuk tim global dan remote. Software payroll ini membantu HR menghitung dan membayarkan gaji sesuai aturan ketenagakerjaan di masing-masing negara.
Selain payroll, Deel juga menyediakan pengelolaan kontrak dan data karyawan dalam satu sistem. Sayangnya, perhitungan PPh 21 dan iuran wajib lainnya masih perlu sistem terpisah.
7. Square Payroll
Square Payroll cocok bagi bisnis yang membutuhkan penggajian terintegrasi dengan pencatatan jam kerja.
Software payroll ini membantu menghitung gaji berdasarkan jam kerja, termasuk lembur, secara otomatis. HR tidak perlu input ulang dan hasilnya penggajian jadi lebih cepat dan minim kesalahan.
8. Rippling
Rippling merupakan software payroll yang terintegrasi dengan sistem HR secara menyeluruh. Platform ini membantu HR mengelola gaji, pajak, data karyawan, hingga proses onboarding dalam satu aplikasi.
Fitur otomatisasinya memudahkan penyesuaian payroll berdasarkan kebijakan perusahaan. Meski sangat fleksibel, Rippling belum mendukung regulasi payroll Indonesia seperti BPJS dan PPh 21.
9. Patriot Payroll
Patriot Payroll adalah software payroll sederhana untuk bisnis kecil. Sistem ini membantu HR menghitung gaji karyawan tanpa proses yang rumit.
Meski fiturnya tidak kompleks, Patriot cukup membantu untuk memastikan gaji dibayarkan tepat waktu. Mengingat pembuatnya bukan dari negara Indonesia, Anda tetap perlu menghitung pajak dan iuran sesuai aturan nasional secara manual.
10. Paycom
Paycom adalah software payroll yang menekankan transparansi melalui fitur employee self-service.
Karyawan dapat melihat slip gaji, potongan pajak, dan riwayat pembayaran secara mandiri. Hal ini membantu mengurangi pertanyaan administratif ke tim HR. Sistem payroll-nya juga mendukung perhitungan gaji yang lebih akurat.
Mengelola payroll secara manual bukan hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko kesalahan dalam perhitungan gaji, lembur, pajak, hingga reimbursement.
Dari berbagai rekomendasi di atas, terlihat bahwa tidak semua software payroll dirancang sesuai regulasi di Indonesia.
Pastikan pilih software payroll yang siap digunakan di Indonesia, seperti KantorKu HRIS, agar Anda tidak perlu repot melakukan konfigurasi terpisah untuk menghitung potongan lokal, seperti BPJS, PPh 21, THR, dan lainnya.