fbpx
Neraca saldo untuk pembukuan keuangan

Apa itu Neraca Saldo, Jenis, dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Untuk penyusunan laporan keuangan usaha yang dibutuhkan tidak hanya jurnal penyesuaian atau ayat jurnal penyesuaian melainkan neraca saldo juga penting saat sebelum atau sesudah penyesuaian.

Karena neraca saldo juga termasuk kedalam tahapan siklus akuntansi yang akan disusun setelah melakukan pencatatan pada buku besar.

Lalu, apa itu neraca saldo dan bagaimana cara membuatnya?

Pengertian Neraca Saldo

Neraca saldo adalah daftar yang berisi keseluruhan data jenis akun beserta saldo total yang terdapat di setiap akun yang disusun secara sistematis yang bersumber dari buku besar pada periode waktu tertentu.

Neraca bisa dikatakan sebagai alat persiapan untuk mengetahui keseimbangan total jumlah antara debit dan kredit pada akun yang ada dalam buku besar.

Baca juga : Apa itu Jurnal Penyesuaian dan Bagaimana Cara Membuatnya?

Fungsi Neraca Saldo

Fungsinya secara umum adalah sebagai alat evaluasi karena menyediakan informasi terkait saldo yang terdapat pada masing-masing akun yang berasal dari buku besar.

Berdasarkan evaluasi tersebut maka fungsinya diantaranya:

  • Fungsi persiapan yaitu mempersiapkan pembuatan laporan akhir keuangan.
  • Sebagai fungsi pencatatan yaitu mencatat setiap data yang ada pada akun.
  • Fungsi koreksi yaitu melakukan pengkoreksian terhadap seluruh pencatatan dan siklus akuntansi.
  • Terakhir, fungsi monitoring dengan melakukan pengawasan pada setiap akun keuangan perusahaan.
Jenis Neraca Saldo

Ada 3 jenisnya secara umum, diantaranya.

1. Neraca saldo yang belum disesuaikan

Jenis ini merupakan daftar saldo yang dibuat sesudah semua transaksi dicatat pada buku besar.

Selanjutnya, saldo pada buku besar tersebut dipindahkan ke daftar saldo.

Dari situ, kamu tahu kesalahan yang terjadi pada pencatatan debit dan kredit buku besar dan membantu kamu melakukan audit laporan keuangan perusahaan.

2. Neraca saldo sesudah penyesuaian

Daftar saldo dibuat setelah melakukan penyesuaian pada akun-akun tertentu dan berbasis akuntansi akrual sehingga ada akun yang membutuhkan penyesuaian seperti pendapatan diterima di muka, beban dibayar di muka, dan lainnya.

Jika kamu tidak melakukan penyesuaian, hasil laporan keuangan kamu dikatakan kurang valid karena tidak mencerminkan keadaan sesungguhnya.

3. Neraca penutup  

Pada jenis ini, daftar saldo digunakan untuk memastikan buku besar sudah mempunyai saldo untuk periode selanjutnya.

Semua akun dan saldo yang termasuk daftar saldo penutup harus seimbang akun dan saldo neraca pada akhir periode.

Baca juga : Ayat Jurnal Penyesuaian : Pengertian, Fungsi beserta Contohnya

Cara Membuat Neraca Saldo

Ada 7 langkah untuk membuatnya, caranya sebagai berikut.

  • Mencatat segala transaksi keuangan dalam jurnal dan mencatatnya ke buku besar
  • Persiapkan neraca untuk mengecek keseimbangan antara saldo debit dan kredit.
  • Dalam mempersiapkannya, kamu membutuhkan saldo akhir dari semua akun buku besar sampai pembukuan bank.
  • Kamu harus mengecek buku besar dan semua saldo harus seimbang.
  • Susun lembar kerja dengan mengisi nama akun dan saldo ketiga kolom.
  • Jumlah kolom debit dan kredit, hasil keduanya harus seimbang
  • Terakhir, membandingkan hasil apabila totalnya sama maka ditutup sedangkan jika ada perbedaan maka kamu harus cari tahu permasalahannya dimana.

Nah, itu penjelasan tentang neraca saldo mulai dari pengertian sampai cara membuatnya dan ternyata mempunyai peran penting dalam penyusunan laporan keuangan usaha kamu.

Sekarang kamu tidak perlu susah untuk melakukan pembukuan keuangan secara manual, karena saat ini sudah tersedia fitur akunting yang sudah terintegrasi dengan sales penjualan online dan offline dalam satu sistem.

Semua pencatatan keuangan akan dilakukan secara otomatis, tidak hanya pembukuan melainkan pencatatan stok barang juga sudah secara otomatis.

Caranya mudah banget, kamu bisa menggunakan platform Jubelio untuk memudahkan usaha kamu sehingga tidak perlu mencatat pembukuan secara manual lagi dan juga meminimalisir kesalahan input data.

Kamu juga enggak perlu repot untuk mencatat persediaan barang. Upload foto produk juga tidak harus satu persatu pada masing-masing marketplace.

Bersama Jubelio, kamu bisa urus jualan online maupun offline hanya dalam satu sistem aja.

Mau tau lebih lanjut Jubelio? Tinggal klik tombol tanya Jubelio dibawah ini:

Atau cari tahu sendiri tentang Jubelio dan cara penggunaannya ? Klik link dibawah ini:

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×