fbpx
Pembukuan Sederhana untuk bisnis kecil

Bagaimana Cara Membuat Pembukuan Sederhana Bisnis Kecil?

Pembukuan sederhana tentu sangat diperlukan oleh perusahaan besar maupun kecil.

Masih banyak pula perusahaan kecil yang belum mengetahui bahwa laporan keuangan  itu penting walaupun pembuatannya sederhana karena biasanya mereka fokus pada produknya saja.

Mungkin menurut mereka pembuatan buku catatan itu sulit sehingga jarang membuat pembukuan usaha.

Sedangkan perusahaan besar sudah memiliki akuntan untuk membuat pembukuan keuangan.

Padahal pembukuan merupakan patokan untuk tahu bisnis yang kamu jalani berkembang atau tidak, Selain itu, kamu juga bisa mengetahui keuntungan bisnis sampai keuangan usaha.

Sebelum membahas mengenai cara pembuatan buku laporan sederhana, kamu harus tau pembukuan sederhana itu apa.

Pengertian Pembukuan Sederhana

Pembukuan sederhana adalah proses pencatatan yang dilaksanakan secara teratur dengan tujuan untuk mengumpulkan data maupun informasi keuangan.

Pencatatan keuangan meliput harta, kewajiban, modal, dan biaya lainnya yang nantinya akan ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca pada periode tersebut.

Kenapa pembukuan sangat penting? Karena untuk menghindari kerancuan keuangan usaha dan pribadi demi berjalannya sebuah usaha.

Baca Juga : 7 Rekomendasi Aplikasi Pembukuan Terbaik Untuk Usaha

Manfaat Pembukuan

Kesalahan yang mungkin sering dilakukan adalah mencampur keuangan usaha dengan pribadi sehingga bisa membuat kamu kebingungan. Maka, kamu memerlukan pembukuan walaupun kamu baru menjalankan bisnis.

Ada beberapa manfaat bila kamu menerapkan pembukuan sederhana pada bisnis, diantaranya:

  • Dapat mengontrol besarnya biaya operasional usaha.
  • Meminimalisir risiko kehilangan asset perusahaan.
  • Untuk mengetahui progress dari usaha yang sedang berjalan
  • Dapat berpengaruh kepada aset perusahaan dan pengaruh pada laba rugi usaha dikemudian hari.
Cara Membuat Pembukuan Sederhana

Waktu yang tepat untuk membuat pembukuan sederhana adalah tahap pembukaan. Kamu perlu mencatat kewajiban, modal, harta, dan pendapatan lainnya secara terus menerus agar nantinya bisa menyusun neraca dan laporan laba rugi perusahaan.

Lalu, gimana cara membuat pembukuan ? Ada 7 langkah yang bisa kamu ikut untuk membuat pembukuan yang sederhana untuk usaha kamu.

1. Buat catatan pengeluaran dan Pemasukan

Dari awal kamu membuat usaha, kamu harus melakukan pemisahan pembukuan pada keuangan usaha kamu. Nah, pertama kamu bisa membuat pembukuan dari semua pengeluaran bisnis mulai dari biaya operasional, bahan baku dan gaji karyawan secara jelas.

Dengan catatan pengeluaran kamu tahu modal usaha yang sudah dikeluarkan berapa besar dan dari situ kamu bisa menetapkan target dari bisnis kamu.

Selain membuat catatan pengeluaran bisnis kamu juga harus membuat catatan pemasukan usaha. Karena dari catatan pemasukan kamu jadi mengetahui jumlah uang masuk ke usaha kamu yang nantinya menjadi keuntungan bisnis.

Catatan pemasukan bisa kamu lakukan secara terus menerus setiap harinya, tujuannya untuk memudahkan kamu membuat pembukuan bulanan.

2. Buku Kas Utama

Langkah selanjutnya adalah menyusun buku kas utama. Pada buku kas ini kamu jadi tahu keuntungan atau kerugian yang dialami perusahaan.

Karena buku kas utama dibuat dari hasil penggabungan transaksi pemasukan dan pengeluaran.

Kamu juga bisa menentukan anggaran perusahaan terkait uang yang masuk dan keluar.

Dalam membuat catatan buku kas kamu perlu ketelitian dan dilakukan secara terus mener

3. Pembukuan Stok Barang

Dalam menyusun pembukuan yang dihitung dan dicatat tidak hanya berupa uang melainkan barang juga. Kamu diharuskan untuk mencatat jumlah barang yang masuk dan juga keluar.

Dengan catatan stok barang memudahkan kamu mengawasi setiap persediaan barang yang ada di perusahaan.

Selain itu, catatan ini berfungsi untuk menyusun manajemen gudang agar lebih optimal serta menghindari kecurangan yang terjadi pada perusahaan.

4. Catatan Inventaris Barang

Membuat catatan inventaris barang tentu mempunyai fungsi seperti memudahkan untuk mencari barang, mencegah hilangnya barang, dan sebagai alat untuk mengawasi setiap barang.

Jadi, dengan buku inventaris barang dapat membantu kamu untuk mencatat semua barang di perusahaan dan mampu menjaga aset perusahaan.

5. Laporan Laba Rugi

Selanjutnya laporan laba rugi, yang mempunyai fungsi unutk mencatat pendapatan dan beban perusahaan. Nah, dari pencatatan tersebut kamu tahu apakah perusahaan kamu mengalami keuntungan atau kerugian.

Sebagai pengusaha pemula kamu dapat memulainya dengan menyusun pembukuan laba rugi yang sederhana agar mudah dipahami.

Ada satu fungsi penting dari laporan laba rugi yaitu sebagai evaluasi strategi sebelumnya sehingga kamu dapat memperbaiki langkah strategi agar lebih baik.

6. Laporan Perubahan Ekuitas

Seperti yang kita tahu, ekuitas adalah jumlah kekayaan dari pemilik perusahaan pada harta perusahaan. Ekuitas didapatkan dari selisih jumlah aktiva dikurangi pasiva.

Pada laporan ekuitas mencangkup semua perubahan dalam satu periode,

7. Membuat Neraca Keuangan

Neraca memiliki beberapa unsur seperti harta, kewajiban, dan modal. Neraca keuangan mempunyai tugas sebagai penentu terkait kondisi keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu.

Karena dengan neraca keuangan tersebut, kamu tahu kira-kira gimana kondisi keuangan usaha kamu apakah baik atau tidak. Kamu juga bisa mengetahui nilai suatu usaha sesudah menjalankan aktivitas yang berkaitan dengan keuangan.

Baca Juga : Pengertian dan Tahapan SIklus Akuntansi Perusahaan Dagang dan Jasa

Contoh Pembukuan Sederhana

Contoh Pembukuan Pemasukan

Pembukuan Sederhana Pemasukan

Pembukuan pemasukan harus dipisahkan dengan pengeluaran karena pada catatan pemasukan berisi penjualan produk dan piutang.

Maka dari itu, untuk membuat catatan pemasukan disarankan untuk dilakukan setiap hari agar kamu dapat mengetahui keuntungan usaha yang didapatkan

 Pembukuan Pengeluaran

pembukuan pengeluaran sederhana

Pada pembukuan pengeluaran mencatat pengeluaran uang perusahaan untuk biaya operasional dari bisnis misalnya bahan baku, gaji karyawan, dan peralatan.

Dari catatan pengeluaran tersebut, kamu bisa tahu besar modal yang dikeluarkan dan dapat menetapkan target dan strategi bisnis ke depannya.

Pembuatan Buku Kas 

Pembukuan Transaksi Kas

Di catatan buku kas mencakup antara catatan pengeluaran dan pemasukan dan dari situ kamu tahu bukan hanya keuntungan usaha tapi kerugian yang didapat dari usaha kamu.

Pembukuan Stok Barang 

catatan buku stok barang

Selain pencatatan terkait keuangan, kamu juga harus mencatat stok barang. Pembukuan pengeluaran sangat berkaitan dengan catatan stok barang.

Karena dengan pencatatan stok barang kamu dapat mengawasi usaha kamu.

Pembukuan Inventaris Barang

Catatan Stok Barang

Selanjutnya, selain stok barang kamu juga melakukan pembukuan inventaris barang. Dari situ kamu mengetahui berapa jumlah barang hibaan sampai anggaran belanja dari perusahaan.

Tujuannya agar semua barang dapat dikelola dengan baik.

Itu dia, penjelasan mengenai pembukuan sederhana. Jadi, kamu tahu bahwa pembukuan pada perusahaan tidak hanya keuangan melainkan sampai ke stok barang dan inventaris barang di kantor.

Maka dari itu, apabila kamu punya usaha dan semakin berkembang,  kamu bisa menggunakan platform Jubelio untuk memudahkan kamu dalam melakukan pembukuan keuangan usaha kamu dengan menggunakan aplikasi pembukuan.

ikuti langkah aku untuk menggunakan platform Jubelio omnichannel. Dengan Jubelio, kamu enggak perlu ribet untuk mengurus jualan kamu sendiri.

Bersama Jubelio, kamu bisa kelola semuanya mulai dari jualan online, offline, sampai gudang dalam satu sistem.

Jadi, kamu bisa santai aja karena enggak perlu buat upload foto produk satu-satu di masing-masing marketplace dan memproses pesanan juga.

Mau tau lebih lanjut ? klik tombol tanya Jubelio dibawah ini:

Mau cari tahu sendiri tentang Jubelio dan bagaimana cara penggunaannya ? Klik link dibawah ini:

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 4 / 5. Vote count: 4

No votes so far! Be the first to rate this post.

×