fbpx
bagaimana cara menerapkan sistem manajemen gudang yang tepat

Pentingnya Menerapkan Sistem Manajemen Gudang yang Tepat

Sistem Manajemen Gudang (WMS) – Buat kamu yang punya bisnis retail, pernah enggak sih merasa kesulitan dalam mengurus barang jualan kamu ?

Misalnya nih, urus manajemen persediaan barang dimana tiba-tiba stok barang jualan kamu habis atau sulit melacak pengiriman ke pelanggan.

Kamu bisa nih menggunakan sistem WMS sehingga lebih mudah mengatur penyimpan barang.

Apa itu Warehouse Management System ? 

Sistem manajemen gudang atau yang dikenal warehouse management system (WMS) adalah suatu sistem yang dapat membantu kamu dalam mengelola gudang berkaitan dengan keluar masuknya barang dari/ke gudang.

Manfaat WMS yaitu kamu bisa mempercepat proses lead time secara otomatis,mengetahui persediaan stok barang secara cepat dan real time. 

Kamu juga bisa mengatur lokasi penyimpanan barang secara optimal sehingga dalam mendistribusikan barang lebih mudah.

Baca juga : Apa yang Dimaksud Dengan Warehouse Management System ? 

Cara Menerapkan Sistem Manajemen Gudang 

Agar manajemen gudang ini dapat berjalan dengan baik dan tepat, kamu memerlukan beberapa cara dalam penerapan sistem WMS ini.

1. Data yang Akurat

Tentu kamu membutuhkan data yang akurat mengenai stok barang dan lainnya

Hal penting yang nantinya akan berada pada sistem gudang seperti data penjualan, persediaan barang, dan data pembelian.

Maka dari itu, kamu harus melihatnya dari data penjualan pada periode sebelumnya tujuannya sebagai target pemasaran kamu di periode berikutnya.

2. Melakukan Pengecekan yang Benar

Salah satu yang harus diketahui dalam penerapan WMS adalah pengecekan secara detail sebelum barang masuk ke dalam gudang.

Dari situ kamu bisa mengidentifikasi apakah ada barang yang rusak atau tidak selanjutnya untuk barang rusak dapat kamu kumpulkan dalam satu tempat dan berikan kode.

Baca juga : 3 Fungsi Warehouse Managament System (WMS) yang Perlu Diketahui

3. Pisahkan Barang Baru dan Barang Lama

Kamu bisa memisahkan antara stok barang baru dengan barang lama.

Karena kalau tidak dipisahkan nantinya bisa membuat kamu merasa bingung dan malah mencampur barang baru dengan yang lama di satu tempat.

Dengan memisahkan keduanya kamu jadi tahu sisa dari stok barang lama yang belum terjual.

4. Menyusun Forecast 

Berikutnya hal yang perlu kamu terapkan adalah penyusunan forecast stok barang. Tapi untuk membuat forecast persediaan barang memang tidak mudah.

Sebab, kamu harus melihat dan mengecek alur dari stok barang. Kalau kamu tidak memakai sistem warehouse management akibatnya akan kehilang stok barang.

Tentu kamu enggak mau kan ?

Baca juga : 6 Aplikasi Gudang Untuk Mempermudah Perhitungan Stok Barang

5. Membuat Tata Letak

kamu membuat pengaturan tata letak gudang secara optimal.

Pertama kamu mesti tahu dulu nih karakteristik dari barang kamu seperti apa, dari situ kamu bisa menyusun bentuk letak gudang.

Kalo kamu enggak mau susah buat membuat tata letak gudang secara langsung, kamu bisa menggunakan Warehouse Management System (WMS) punya Jubelio.

Dengan fitur Jubelio WMS kamu udah bisa bikin denah visual rak jadi lebih mudah deh identifikasi letak barang. Ditambah kamu udah bisa mengelola proses penjualan cuma dari sistem WMS Jubelio.

Karena sistem gudang WMS ini masuk ke layanan Jubelio Omnichannel, selain gudang kamu udah bisa kelola pesanan, laporan keuangan, maupun persediaan barang hanya dari satu sistem.

Mudah banget bukan ? Jadi, tunggu apalagi kamu bisa langsung daftar secara GRATIS tinggal klik tombol dibawah ini.

Daftar Jubelio Gratis!

Atau sebelum daftar kamu mau tanya lengkapnya WMS Jubelio ? Caranya cukup klik tombol Tanya Jubelio ya

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×