Jika kamu merasa kesulitan dalam mengatur stok barang di beberapa lokasi gudang yang membuat pengiriman menjadi lama karena lokasi barang dan pelanggan terlalu jauh, artinya kamu membutuhkan sistem multi warehouse.
Penasaran seperti apa itu multi warehouse? Simak artikel ini sampai tuntas.
Apa itu Multi Warehouse?
Multi gudang atau multi warehouse adalah sistem pengelolaan stok yang memungkinkan bisnis memiliki dan mengatur persediaan barang di lebih dari satu lokasi gudang.
Stok yang dimiliki oleh bisnis tidak hanya disimpan di satu gudang utama, namun bisa tersebar di beberapa tempat / gudang.
Contohnya sebuah bisnis punya stok produk di gudang Jakarta dan Surabaya. Ketika ada pesanan dari pelanggan di Jawa Timur, barang bisa dikirim dari gudang Surabaya agar ongkir lebih murah dan pengiriman lebih cepat.
Dengan sistem multi gudang, bisnis bisa mengetahui jumlah stok di setiap lokasi secara lebih jelas. Misalnya produk A tersedia 100 pcs di gudang pusat, 40 pcs di gudang cabang dan 20 pcs di toko offline.
Multi warehouse biasanya dibutuhkan oleh bisnis yang sudah memiliki banyak channel penjualan, volume pesanan tinggi atau area pelanggan yang tersebar di berbagai kota.
Baca Juga: Pengertian Multi Warehouse: Fungsi, Contoh & Solusinya
Alasan Kenapa Bisnis Memerlukan Multi Gudang
Bisnis memerlukan multi gudang ketika operasional penjualan dan distribusi barang sudah mulai berkembang.
Dengan memiliki lebih dari satu gudang, bisnis bisa mengelola stok lebih fleksibel, mempercepat pengiriman, dan menjaga ketersediaan barang di berbagai wilayah.
Berikut beberapa alasan kenapa bisnis perlu menggunakan multi gudang:
1. Mempercepat Proses Pengiriman
Multi gudang memungkinkan bisnis mengirim barang dari lokasi gudang yang paling dekat dengan pelanggan. Misalnya, pesanan dari Surabaya bisa dikirim dari gudang Jawa Timur.
2. Menghemat Biaya Ongkir
Karena barang dikirim dari gudang terdekat, biaya pengiriman pastinya bisa lebih murah. Ini sangat penting untuk bisnis online, karena ongkir yang mahal bisa membuat pelanggan batal checkout.
3. Mengurangi Risiko Kehabisan Stok
Jika stok di satu gudang habis, pesanan masih bisa dipenuhi dari gudang lain yang masih memiliki persediaan. Hal ini membantu bisnis tetap bisa melayani pelanggan meskipun ada gudang yang mengalami kekosongan stok.
4. Memudahkan Ekspansi Bisnis
Saat bisnis mulai menjangkau pelanggan dari berbagai kota atau wilayah, satu gudang saja sering kali tidak cukup. Multi gudang membantu bisnis memperluas jangkauan distribusi untuk mempermudah operasional.
5. Membantu Mengatur Stok Berdasarkan Wilayah
Setiap wilayah bisa memiliki permintaan produk yang berbeda. Misalnya, produk tertentu lebih laris di Jakarta, sedangkan produk lain lebih banyak dicari di Bandung atau Surabaya.
Dengan multi gudang, bisnis bisa menempatkan stok sesuai kebutuhan masing-masing wilayah agar penjualan lebih optimal.
6. Mengurangi Beban Gudang Utama
Jika semua barang hanya disimpan di satu gudang, proses penyimpanan, picking, packing, dan pengiriman bisa menjadi lambat ketika pesanan meningkat.
Dengan membagi stok ke beberapa gudang, beban operasional bisa lebih merata sehingga proses pemenuhan pesanan menjadi lebih lancar.
7. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Pelanggan biasanya menginginkan pesanan yang cepat sampai, ongkir terjangkau, dan stok produk selalu tersedia. Multi gudang membantu bisnis memenuhi kebutuhan tersebut.
8. Mendukung Penjualan di Banyak Channel
Bisnis yang menjual produk di marketplace, website, toko offline, dan social commerce biasanya membutuhkan pengelolaan stok yang lebih kompleks.
Dengan sistem multi gudang, stok dari berbagai lokasi bisa dipantau dan dikelola dengan lebih rapi, sehingga risiko stok tidak sinkron antar channel bisa dikurangi.
Bisnis yang Membutuhkan Sistem Multi Warehouse
Bisnis yang membutuhkan multi warehouse biasanya adalah bisnis yang memiliki stok besar, banyak pesanan, banyak channel penjualan atau pelanggan yang tersebar di berbagai wilayah.
Dengan multi warehouse, bisnis bisa menyimpan barang di beberapa lokasi agar proses pengiriman lebih cepat, stok lebih terkontrol, dan operasional lebih efisien.
Cara Menerapkan Sistem Multi Warehouse
1. Tentukan Lokasi Gudang yang Dibutuhkan
Langkah pertama adalah menentukan lokasi gudang yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis. Lokasi gudang sebaiknya dipilih berdasarkan area pelanggan, volume pesanan, biaya pengiriman, dan kecepatan distribusi.
Misalnya jika banyak pelanggan berasal dari Jawa Timur, bisnis bisa mempertimbangkan gudang di Surabaya. Jika banyak pesanan berasal dari Sumatera, gudang di Medan bisa menjadi pilihan.
2. Kelompokkan Fungsi Setiap Gudang
Setelah menentukan lokasi, bisnis perlu menetapkan fungsi masing-masing gudang. Tidak semua gudang harus memiliki peran yang sama.
Ada gudang yang digunakan untuk menyimpan stok utama, ada gudang yang dipakai untuk mendekatkan stok kepada pelanggan, gudang untuk memenuhi pesanan dari channel penjualan tertentu, dan lain sebagainya.
3. Atur Pembagian Stok di Setiap Gudang
Bisnis perlu menentukan produk apa saja yang akan disimpan di masing-masing gudang. Pembagian stok sebaiknya disesuaikan dengan permintaan di setiap wilayah.
Misalnya produk A lebih banyak terjual di Jakarta, sedangkan produk B lebih laris di Surabaya. Maka stok produk A bisa diperbanyak di gudang Jakarta, sementara produk B lebih banyak disimpan di gudang Surabaya.
4. Buat Aturan Pemenuhan Pesanan
Bisnis juga perlu membuat aturan dari gudang mana pesanan akan diproses. Biasanya, pesanan dipenuhi dari gudang yang paling dekat dengan alamat pelanggan.
Namun, bisnis juga bisa mempertimbangkan faktor lain seperti ketersediaan stok, kapasitas gudang, biaya pengiriman, dan prioritas channel penjualan.
Contohnya, jika pelanggan berada di Bandung, sistem bisa mengarahkan pesanan untuk diproses dari gudang Jakarta karena lokasinya lebih dekat dibandingkan gudang Surabaya.
5. Terapkan Proses Transfer Stok Antar Gudang
Dalam sistem multi warehouse, ada kemungkinan satu gudang kelebihan stok sementara gudang lain kekurangan stok. Karena itu, bisnis perlu memiliki prosedur transfer stok antar gudang.
Transfer stok membantu menjaga ketersediaan barang di lokasi yang permintaannya tinggi. Selain itu, cara ini juga bisa mengurangi risiko barang menumpuk terlalu lama di satu gudang.
6. Pantau Performa Setiap Gudang
Setelah sistem multi warehouse berjalan, bisnis perlu memantau performa setiap gudang secara berkala. Beberapa hal yang bisa diperhatikan antara lain kecepatan pengiriman, akurasi stok, jumlah pesanan yang diproses, biaya operasional, dan tingkat retur.
Dari data tersebut, bisnis bisa mengetahui gudang mana yang berjalan efektif dan gudang mana yang perlu diperbaiki.
7. Menggunakan Aplikasi Jubelio WMS yang Mendukung Multi Warehouse

Agar pengelolaan berbagai gudang menjadi praktis, bisnis bisa menggunakan software WMS Jubelio yang sudah mendukung fitur multi gudang.
Dengan begitu, bisnis dapat mengatur stok di banyak gudang, memantau perpindahan barang, dan mengelola pesanan dari berbagai channel penjualan secara lebih mudah.
Kenapa bisnis harus menggunakan fitur multi gudang dari Jubelio?
– Terhubung dengan Berbagai Marketplace di Indonesia
Fitur multi warehouse Jubelio dapat digunakan untuk mendukung operasional bisnis yang berjualan di berbagai marketplace populer di Indonesia seperti TikTok Shop, Shopee, Lazada, Blibli, dan channel penjualan lainnya.
Dengan integrasi ini, bisnis tidak perlu mengatur stok marketplace satu per satu secara manual. Semua data dapat dikelola lebih terpusat.
– Sinkronisasi Stok Otomatis antar Gudang
Ketika bisnis memiliki lebih dari satu gudang, akurasi stok menjadi hal yang sangat penting. Jubelio membantu menyinkronkan data stok dari setiap lokasi gudang secara real-time.
Setiap perubahan stok, baik karena penjualan, transfer barang, maupun penyesuaian persediaan dapat langsung tercatat di sistem.
– Pengiriman Cepat & Hemat Sesuai Lokasi Pelanggan
Salah satu keuntungan menggunakan sistem multi warehouse adalah pesanan dapat diproses dari gudang yang paling dekat dengan lokasi pelanggan.
Dengan pemilihan gudang yang lebih tepat, waktu pengiriman bisa menjadi lebih singkat dan biaya ongkir dapat ditekan.
Hal ini menguntungkan bisnis dari sisi efisiensi biaya dan juga membantu meningkatkan kepuasan pelanggan karena pesanan bisa diterima lebih cepat.
– Operasional Gudang Jadi Lebih Tertata
Jubelio membantu menghubungkan berbagai aktivitas gudang dalam satu alur kerja yang lebih terintegrasi dari penerimaan barang, penyimpanan stok, transfer antar gudang, proses picking dan packing, hingga pengiriman pesanan, semuanya bisa dikelola dalam satu sistem.
Tidak perlu pusing lagi, permudah kelola berbagai lokasi gudang dengan sistem multi warehouse Jubelio secara GRATIS sekarang juga!