Brand awareness atau kesadaran merek adalah seberapa familiar konsumen dengan sebuah brand dan kemampuannya untuk dikenali di pasar.
Semakin tinggi kesadaran merek tersebut, semakin besar peluang bisnis untuk menarik pelanggan, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan loyalitas.
Untuk mengukur brand awareness secara efektif, survei online menjadi salah satu metode yang paling efisien dan akurat.
Apa Itu Brand Awareness dan Mengapa Penting?
Brand awareness mengacu kepada sejauh mana pelanggan potensial mengenali atau mengingat sebuah merek.
Kesadaran merek yang tinggi berarti konsumen tak hanya mengenali nama merek tersebut, tetapi juga mengasosiasikannya dengan produk ataupun layanan tertentu.
Lantas, mengapa hal ini penting? Ada beberapa hal yang membuat kesadaran merek ini penting diperhatikan oleh setiap pemilik bisnis.
1. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Konsumen cenderung lebih percaya kepada merek yang sudah dikenal, daripada merek baru yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.
2. Membantu Diferensiasi di Pasar
Dalam industri yang kompetitif, kesadaran merek dapat menjadi pembeda utama yang membuat bisnis Anda menonjol dari pesaing.
3. Memperluas Jangkauan Pasar
Tentu saja, semakin tinggi kesadaran mereka, semakin besar kemungkinan bisnis mendapatkan lebih banyak pelanggan melalui rekomendasi dari mulut ke mulut dan kampanye pemasaran digital.
Baca juga: 10 Keuntungan Strategi Bisnis Berbasis Data Menggunakan Survei Online
Contoh Pertanyaan Survei untuk Mengukur Brand Awareness
Survei online merupakan cara efektif untuk mengumpulkan data terkait tingkat kesadaran merek di antara target audiens. Inilah beberapa jenis pertanyaan yang bisa digunakan dalam survei:
1. Brand Recall (Pengingat Merek)
Menilai seberapa baik responden mengingat merek Anda tanpa diberikan petunjuk.
- Merek apa yang terlintas di pikiran Anda pertama kali saat memikirkan ?
- Apa merek yang biasa Anda gunakan untuk ?
2. Brand Recognition (Pengenalan Merek)
Mengetahui apakah konsumen mengenali merek Anda ketika diberikan beberapa pilihan.
- Apakah Anda pernah mendengar tentang merek ? (Jawaban: Ya/Tidak)
- Dari daftar berikut, merek mana yang pernah Anda dengar? (Berikan beberapa opsi termasuk brand Anda)
3. Persepsi Merek (Brand Perception)
Menilai bagaimana audiens memandang brand Anda.
- Bagaimana Anda mendeskripsikan merek ? (Misalnya: inovatif, terpercaya, mahal, berkualitas, dll.)
- Menurut Anda, apa keunggulan utama dari merek ini dibandingkan dengan pesaing?
Baca juga: 5 Manfaat Lakukan Survei Peluang Pasar Baru bagi Kemajuan Bisnis
4. Preferensi Merek (Brand Preference)
Mengetahui apakah audiens lebih memilih merek Anda dibandingkan merek lain.
- Jika Anda diberi pilihan, merek mana yang akan Anda pilih untuk ?
- Apa alasan utama Anda memilih merek ini dibandingkan dengan yang lain?
5. Pengalaman dengan Merek (Brand Experience)
Memahami seberapa sering audiens berinteraksi dengan brand Anda.
- Seberapa sering Anda melihat iklan atau promosi dari ? (Jawaban: Sering, Kadang-kadang, Jarang, Tidak Pernah)
- Apakah Anda pernah membeli produk dari ? (Jawaban: Ya/Tidak)
Dengan menggunakan kombinasi pertanyaan di atas, bisnis dapat memperoleh gambaran yang jelas tentang posisi brand mereka di pasar dan bagaimana konsumen memandangnya.
Cara Memanfaatkan Data untuk Strategi Branding Lebih Baik
Setelah mengumpulkan data melalui survei online, langkah selanjutnya yaitu menganalisis hasilnya dan menerapkan strategi berdasarkan wawasan yang diperoleh.
Berikut ini beberapa cara untuk memanfaatkan data survei dalam meningkatkan brand awarness:
1. Mengidentifikasi Keunggulan dan Kelemahan Merek
Dengan memahami bagaimana konsumen memandang merek bisnis Anda, bisnis dapat memperkuat aspek positif dan memperbaiki kelemahan yang mungkin menghambat pertumbuhan brand.
2. Meningkatkan Kualitas Produk dan Layanan
Jika survei menunjukkan bahwa pelanggan menginginkan fitur tambahan atau perbaikan pada produk, ini bisa menjadi dasar untuk inovasi yang lebih baik.
3. Meningkatkan Kampanye Pemasaran
Jika banyak responden mengaku tidak familiar dengan brand Anda, ini merupakan sinyal untuk meningkatkan upaya pemasaran melalui iklan digital, media sosial, influencer marketing, ataupun strategi pemasaran lainnya.
Baca juga: 5 Tips Analisis Pasar dengan Survei Online dan Manfaatnya
4. Menyesuaikan Strategi Komunikasi
Hasil survei dapat membantu bisnis dalam menyusun pesan yang lebih relevan dengan target audiens, sehingga lebih efektif dalam menarik perhatian dan membangun koneksi emosional.
5. Mengembangkan Program Referral atau Loyalitas Pelanggan
Jika hasil survei menunjukkan pelanggan cenderung mengenalkan brand ke teman atau keluarga, Anda dapat memanfaatkan ini menjadi strategi referall program.
Dengan memberikan insentif seperti diskon atau reward untuk setiap rekomendasi, bisnsi dapat memperluas brand awareness secara organik melalui pelanggan setia.
Baca juga: 8 Manfaat Program Aplikasi Reward bagi Kemajuan Bisnis
Poplite by Populix, Solusi Platform Survei Online untuk Bisnis
Untuk mengukur brand awareness secara efektif, bisnis memerlukan platform survei yang dapat diandalkan. Poplite by Populix adalah solusi terbaik bagi bisnis yang ingin melakukan survei online dengan mudah dan cepat.
Adapun keunggulannya yaitu:
- Akses ke Responden Berkualitas. Populix menerapkan sistem verifikasi berlapis untuk memastikan dan menjaga kualitas responden. Dapatkan data dari responden yang relevan dan sesuai dengan target bisnis.
- Menggunakan Teknologi AI. Poplite telah didukung oleh teknologi AI yang dapat membantu Anda membuat kuesioner, sehingga membuat kuesioner survei bisa dilakukan kurang dari 5 menit.
- Hasil Cepat dan Terjangkau. Kumpulkan hingga 1000 jawaban responden dalam 2-3 hari, mulai dari harga Rp30.000.
Dengan menggunakan Poplite by Populix, bisnis dapat memahami tingkat brand awareness secara lebih akurat dan mengembangkan strategi branding yang lebih efektif berdasarkan wawasan berbasis data.
Mengukur brand awareness sangat penting untuk mengetahui seberapa dikenal merek Anda di pasar dan bagaimana audiens memandangnya. Kumpulkan data berharga itu dengan melakukan survei online.
*Artikel ini hasil kerja sama Populix dan Jubelio