Lewati ke konten
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
Search
COBA GRATIS
Daftar Isi
Insight Bisnis
Insight Bisnis
  • Maret 16, 2026

Kwitansi: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contoh Cara Membuatnya

  • Maret 16, 2026

Penulis:

  • Picture of Darin Rania Darin Rania
kwitansi
Key Highlights
  • Kwitansi merupakan dokumen yang digunakan sebagai bukti bahwa pembayaran atau penerimaan uang telah dilakukan antara pihak pembayar dan penerima.
  • Jika dilengkapi dengan tanda tangan dan materai, kwitansi dapat menjadi dokumen legal yang sah dan dapat digunakan sebagai bukti jika terjadi sengketa transaksi.
  • Permudah pengelolaan bisnis Anda dengan sistem pencatatan uang dari Jubelio Akuntansi. Klik tombol di bawah ini untuk coba secara GRATIS!
Klik untuk Coba Gratis

Dalam berbisnis, kwitansi merupakan satu-satunya dokumen yang paling penting diberikan. Sebab dalam bisnis skala besar maupun kecil, dokumen ini penting untuk diberikan sebagai tanda pembayaran telah dilakukan. Lebih lanjut, kuitansi (dalam bahasa Indonesia) juga mempunyai kekuatan hukum jika dibubuhi dengan materai.

Lantas, apa itu kwitansi dan bagaimana kegunaan manfaat dan ciri-cirinya dalam sebuah bisnis?

Apa Itu Kwitansi?

Kwitansi adalah sebuah dokumen tanda bukti sebuah pembayaran telah dilakukan maupun penerimaan uang. Biasanya, dokumen ini ditanda tangani oleh penjual dan diterima oleh pembelinya. Atau dalam hal tertentu, kedua belah pihak juga memperkuat sisi legalitas.

Dokumen ini dibuat untuk memudahkan pencatatan arus kas dalam pembukuan. Beberapa hal yang harus ada di dalam kuitansi adalah kop perusahaan, nomor, nama penjual, nama pembeli, jumlah uang dalam nominal dan angka. Untuk lebih kuat dalam segi hukum, diperlukan tanda tangan dan materainya.

Dalam kasus besar, materai memang menjadi syarat mutlak agar keputusan yang dihasilkan menjadi lebih adil untuk kedua belah pihak.

Fungsi dan Manfaat Kwitansi

Dalam aktivitas bisnis maupun transaksi pribadi, kwitansi memiliki beberapa fungsi penting.

Berikut beberapa fungsi kwitansi:

1. Sebagai Bukti Pembayaran

Fungsi utama kwitansi adalah sebagai bukti bahwa pembayaran telah dilakukan oleh pihak pembayar kepada pihak penerima.

Dengan adanya kwitansi, transaksi yang terjadi dapat dibuktikan secara jelas apabila dibutuhkan di kemudian hari.

2. Sebagai Bukti Transaksi Keuangan

Kwitansi menjadi dokumen pendukung dalam pencatatan transaksi keuangan, baik untuk kebutuhan pembukuan bisnis maupun laporan keuangan.

3. Menghindari Sengketa atau Perselisihan

Dengan adanya kwitansi yang mencantumkan jumlah uang, tanggal, dan pihak yang terlibat, maka kwitansi dapat mencegah atau menyelesaikan perselisihan terkait pembayaran.

4. Dokumen Pendukung Pembukuan

Dalam kegiatan bisnis, kwitansi sering digunakan sebagai dokumen pendukung dalam pencatatan akuntansi seperti pencatatan pengeluaran atau pemasukan kas.

5. Bukti Legal dalam Transaksi

Kwitansi dapat menjadi bukti hukum yang sah apabila suatu saat terjadi masalah atau audit terkait transaksi keuangan.

6. Memudahkan Pelacakan Transaksi

Dengan kwitansi, perusahaan atau individu dapat melacak riwayat transaksi yang telah terjadi sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih rapi dan transparan.

7. Sebagai Dokumen Administrasi

Kwitansi juga berfungsi sebagai dokumen administrasi yang digunakan dalam berbagai keperluan seperti laporan pengeluaran, reimbursement, atau laporan pertanggung jawaban keuangan.

Hal yang Harus Diperhatikan dalam Pembuatan Kwitansi

Dalam membuat kwitansi pembayaran ini, ada beberapa hal yang perlu kamu garis bawahi seperti:

  1. Jangan menandantangani kwitansi kosong karena bisa digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
  2. Perhatikan penulisan nama lengkap,
  3. Berikan catatan mengenai untuk apa pembayaran ini dilakukan
  4. Penggunaan materai untuk jumlah yang besar

Ciri-Ciri Pembuatan Kwitansi

Dalam membuat kuitansi, ada beberapa ciri-ciri pembuatan yang perlu diketahui yaitu:

  1. Biasanya, kuitansi ini dibuat dalam dua sisi yaitu atas bawah. Di sisi bawah, diberikan kepada penerima uang sedangkan di sisi satunya, untuk kebutuhan pencatatan pemberi.
  2. Isinya harus jelas, mencantumkan nomor, nama penerima, jumlah dalam bentuk angka dan nominal.
  3. Dibuat dengan menggunakan kertas namun ada juga yang elektronik.

Beberapa Jenis Dokumen Kuitansi

Pembuatan dokumen ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, beberapa jenis yang bisa kamu temukan adalah:

  1. Transfer uang: Digunakan dalam dunia perbankan untuk kebutuhan transfer antara nasabah dengan pihak bank.
  2. Transaksi produk: Bisa digunakan untuk menjelaskan detail mengenai produk yang akan dibeli.
  3. Serah terima uang: Ini adalah dokumen kwitansi paling sering dipakai oleh seseorang/lembaga/perusahaan untuk kebutuhan jual beli atau kerjasama antara dua pihak,
  4. Bukti pembayaran: Digunakan untuk kebutuhan jual beli, biasanya menerangkan jumlah uang transaksi.

Masih banyak jenis-jenis lainnya, namun beberapa yang sudah disebutkan di atas, merupakan dokumen yang paling sering dipakai di Indonesia.

Perbedaan Kwitansi, Nota, dan Invoice

Lalu apa sih perbedaan antara kwitansi, nota, dan faktur sebagai bukti transaksi ?

Sebelum itu, kamu mesti tahu dulu nih pengertian dari masing-masing bukti transaksi tersebut.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kwitansi berfungsi sebagai alat transaksi atau penerimaan dana yang dilengkapi dengan informasi mengenai produk, jumlah, dan lainnya.

Dan biasanya ditambah dengan materai dan diatasnya terdapat tanda tangan, supaya transaksi tersebut sah.

Sedangkan faktur digunakan sebagai dokumen penagihan pembayaran yang diberikan oleh penjual kepada pembeli agar tagihannya dilunasi.

Kalau untuk nota sendiri, secara konsep hampir sama dengan faktur dipakai untuk bukti transaksi sederhana dan juga tidak memerlukan penambahan materai.

Cara Membuat Kwitansi Dengan Mudah

Ketika kamu membuat kuitansi secara manual, maka ada beberapa hal yang meski kamu perhatikan terlebih dahulu yaitu komponen yang ada didalamnya.

Karena bukti pembayaran ini menjadi salah satu bukti transaksi yang sah, maka harus terlihat profesional.

Misalnya memasukkan dua aspek penting yang wajib ada pada kwitansi seperti logo serta nama bisnis, tujuannya sebagai bukti jelas kepemilikan.

Selain dua aspek tersebut, masih ada beberapa komponen lain, diantaranya:

  • Nomor tanda terima : pada komponen ini umumnya penulisan huruf abjad dan angka disesuaikan dengan keinginan pihak penjual sebagai pembeda antara yang satu dengan lainnya.
  • Nama : Adanya nama yang jelas menjadi salah satu tanda kepada siapa bukti tersebut diperuntukkan.
  • Produk : Khusus untuk jenis kwitansi pembayaran, ditambahkan informasi terkait jenis produk, kuantitas barang yang dijual, serta penjelasan yang lebih detail.
  • Jumlah Harga : Tidak hanya jenis barangnya saja, tapi kamu mesti mengisi harga total yang harus dibayarkan oleh pembeli.
  • Materai : Sebagai pelengkap supaya bukti transaksi tersebut semakin sah, kamu bisa menambahkan materai pada kwitansi.

Contoh Kwitansi

contoh kwitansi

Beberapa bagian penting yang biasanya ada dalam kwitansi yaitu:

  • Nomor kwitansi: nomor unik untuk pencatatan transaksi.
  • Sudah diterima dari: nama pihak yang melakukan pembayaran.
  • Uang sejumlah: jumlah uang yang dibayarkan (angka).
  • Terbilang: jumlah uang dalam bentuk tulisan.
  • Untuk pembayaran: keterangan tujuan pembayaran.
  • Tanggal transaksi: waktu pembayaran dilakukan.
  • Tanda tangan penerima: bukti bahwa uang benar telah diterima.

Permudah Proses Operasional Bisnis Anda dengan Omnichannel Jubelio

Kwitansi bisa dibuat dengan menggunakan kertas ataupun digital.

Saat ini, penggunaan kwitansi secara digital sudah lumrah digunakan apalagi bisa dikirim lebih cepat dengan menggunakan email atau bahkan whatsapp. Namun, kwitansi bukanlah satu-satunya kegiatan dalam bisnis yang bisa diselesaikan secara digital.

Kamu bisa menyelesaikan semua kegiatan bisnis secara menyeluruh menggunakan sistem omnichannel.

Baca Juga: 5 Omnichannel Terbaik Untuk Kelola Bisnis

Singkatnya, omnichannel adalah wadah untuk mengelola bisnis mulai dari listing barang ke marketplace, sinkronisasi stok, pencatatan keuangan, pemrosesan pesanan dll.

Semua itu bisa kamu dapatkan di Jubelio, cari tau dan daftar gratis dengan klik tombol di bawah ini.

COBA SEKARANG!

Daftar Isi

Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis
Kelola Bisnis Pakai Jubelio
Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

1. Apa itu kwitansi?

Kwitansi adalah dokumen bukti penerimaan uang / pembayaran yang menunjukkan bahwa suatu pembayaran sudah dilakukan. Biasanya ditandatangani pihak penerima (penjual) dan diberikan kepada pihak pembayar (pembeli).

2. Kenapa kwitansi penting untuk bisnis?

Karena kwitansi membantu pembuktian transaksi, memudahkan pencatatan arus kas, menjadi dokumen pendukung pembukuan, dan mengurangi risiko sengketa antara penjual dan pembeli.

3. Apakah kwitansi punya kekuatan hukum?

Kwitansi dapat menjadi bukti legal dan biasanya lebih kuat jika dilengkapi identitas jelas, tanda tangan, serta materai (untuk nilai transaksi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku).

4. Apa fungsi utama kwitansi?

Fungsi utamanya sebagai bukti pembayaran. Selain itu juga berfungsi sebagai bukti transaksi keuangan, dokumen pendukung pembukuan, dan arsip administrasi misalnya reimbursement atau laporan pertanggungjawaban.

5. Bagaimana kwitansi membantu menghindari sengketa pembayaran?

Karena kwitansi mencantumkan informasi penting seperti pihak yang membayar, jumlah pembayaran, tanggal, dan tujuan pembayaran. Saat ada perbedaan klaim, kwitansi bisa jadi bukti rujukan.

6. Informasi apa saja yang wajib ada di kwitansi?

Umumnya mencakup nomor kwitansi, nama pihak pembayar atau penerima, jumlah uang (angka dan terbilang), tujuan pembayaran, tanggal, serta tanda tangan penerima. Jika perlu, tambahkan kop atau logo perusahaan dan materai.

7. Kenapa tidak boleh menandatangani kwitansi kosong?

Karena kwitansi kosong bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab misalnya diisi nominal atau tujuan pembayaran tanpa persetujuan.

8. Apa ciri-ciri kwitansi yang baik dan sah secara administratif?

Isi jelas dan lengkap, ada nomor unik, ada nominal angka + terbilang, ada identitas pihak terkait, ada tanggal, ada tanda tangan, serta dibuat rangkap untuk arsip kedua pihak.

Artikel Terkait

omnichannel marketplace terbaik di indonesia
Insight Bisnis

15+ Rekomendasi Omnichannel Marketplace di Indonesia

April 10, 2026
Software Inventory Management Terbaik untuk Bisnis 2026
Insight Bisnis

14 Software Inventory Management Terbaik untuk Bisnis 2026

April 10, 2026
aplikasi pos terbaik
Insight Bisnis

20 Aplikasi POS (Point of Sales) Terbaik di Indonesia Untuk Usaha

April 9, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • Kwitansi: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contoh Cara Membuatnya

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Click: Whistleblowing System
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
COBA GRATIS