Banyak seller marketplace merasa penjualannya sudah bagus karena order terus masuk.
Tapi saat dicek ke rekening, jumlah uang yang diterima ternyata tidak selalu sama dengan total transaksi di marketplace.
Ada potongan admin, biaya layanan, promo, refund, retur, penalti, hingga selisih pencairan yang sering luput dari pengecekan.
Apa itu Rekonsiliasi Marketplace?
Rekonsiliasi marketplace adalah proses mencocokkan data transaksi penjualan di marketplace dengan data uang yang benar-benar masuk ke bisnis.
Dalam bisnis online, nominal penjualan yang terlihat di dashboard marketplace biasanya belum tentu sama dengan uang yang akhirnya diterima.
Sebab, ada berbagai potongan dan penyesuaian seperti biaya admin, subsidi promo, ongkir, retur, refund, pembatalan pesanan, pinalti dan selisih pencairan dana.
Mulai kelola rekonsiliasi marketplace dengan lebih praktis bersama Jubelio.
Dampak Bisnis yang Tidak Punya Rekonsiliasi Marketplace
Bisnis yang tidak punya rekonsiliasi marketplace berisiko kehilangan kontrol atas uang yang seharusnya diterima dari setiap transaksi.
1. Tidak tahu apakah dana marketplace sudah sesuai
Tanpa rekonsiliasi, bisnis hanya melihat dana yang cair tanpa benar-benar memastikan apakah jumlahnya sudah cocok dengan transaksi penjualan.
Misalnya, di dashboard marketplace tercatat ada penjualan Rp100 juta. Tapi dana yang masuk setelah potongan, refund, retur, biaya admin, dan promo hanya Rp87 juta.
Tanpa rekonsiliasi, bisnis sulit tahu apakah selisih Rp13 juta itu memang valid atau ada transaksi yang bermasalah.
2. Kerugian kecil bisa menumpuk jadi besar
Selisih kecil per transaksi sering dianggap tidak terlalu penting. Padahal, jika bisnis punya ratusan atau ribuan transaksi per bulan, selisih kecil bisa menjadi kerugian besar.
Tanpa rekonsiliasi, kerugian seperti ini bisa terjadi diam-diam karena tidak ada proses pencocokan yang rapi.
3. Laporan keuangan tidak akurat
Jika dana cair tidak dicocokkan dengan data transaksi, laporan keuangan bisa menjadi tidak akurat. Bisnis bisa salah menghitung omset, biaya marketplace, margin, hingga profit bersih.
Dampaknya, owner atau tim finance bisa merasa bisnis untung, padahal sebenarnya margin tergerus oleh biaya, promo, retur, atau selisih pencairan yang tidak tercatat dengan benar.
4. Cash flow sulit dikontrol
Marketplace biasanya punya jadwal pencairan dana, potongan biaya, dan penyesuaian transaksi yang berbeda-beda. Tanpa rekonsiliasi, bisnis sulit memantau dana mana yang sudah cair, belum cair, atau bermasalah.
Hal seperti ini mengakibatkan cash flow menjadi tidak jelas. Bisnis bisa kesulitan menentukan kapan harus restock barang, membayar supplier, menggaji tim, atau mengalokasikan budget iklan.
5. Tim finance membuang banyak waktu untuk cek manual
Tanpa sistem rekonsiliasi, tim biasanya harus mencocokkan data marketplace, rekening, invoice, retur, refund, dan biaya admin secara manual lewat spreadsheet.
Ini memakan waktu, rawan human error, dan semakin sulit ketika bisnis berjualan di banyak marketplace seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Lazada, atau channel lainnya.
Semakin banyak order, semakin besar juga risiko data terlewat.
6. Sulit mengetahui marketplace mana yang benar-benar menguntungkan
Omset tinggi di satu marketplace belum tentu berarti profitnya paling besar. Bisa saja biaya admin, promo, retur, atau subsidi ongkir di channel tersebut lebih tinggi.
Tanpa rekonsiliasi, bisnis sulit melihat performa sebenarnya dari tiap marketplace. Keputusan bisnis bisa keliru, misalnya terus mengalokasikan stok atau budget iklan ke channel yang terlihat ramai, padahal margin bersihnya rendah.
7. Masalah refund, retur, dan biaya tambahan tidak cepat terdeteksi
Refund, retur, pembatalan pesanan, penalti, dan biaya layanan bisa memengaruhi dana yang diterima. Jika tidak direkonsiliasi, bisnis sulit mengetahui apakah semua pengurangan dana tersebut valid.
Dampaknya, ada potensi transaksi bermasalah yang tidak pernah ditindaklanjuti.
Rekonsiliasi Marketplace
Cek dana cair, retur, refund, dan biaya admin secara akurat untuk laporan keuangan
- Melihat transaksi yang belum direkonsiliasi
- Memantau selisih antara saldo
- Menandai transaksi yang sudah direkonsiliasi
Permudah Pencatatan Rekonsiliasi Marketplace pada Bisnis dengan Jubelio
Untuk bisnis yang memiliki banyak transaksi marketplace setiap hari, rekonsiliasi manual akan sangat melelahkan dan berisiko menimbulkan selisih pencatatan.
Kesalahan kecil dalam mencocokkan transaksi, biaya marketplace, refund, retur, dan dana pencairan bisa berdampak pada laporan keuangan dan perhitungan profit bisnis.
Di sinilah Jubelio membantu bisnis Anda. Melalui fitur rekonsiliasi marketplace, Jubelio mempermudah proses pencocokan data transaksi dengan dana yang diterima dari marketplace.
Dengan pencatatan rekonsiliasi yang lebih terkontrol, bisnis dapat mengambil keputusan berdasarkan data keuangan yang lebih akurat.
Mulai permudah rekonsiliasi marketplace bisnis Anda bersama Jubelio.