Pengertian Cluster Picking
Cluster picking adalah teknik pengambilan barang di gudang dengan cara menggabungkan beberapa order menjadi satu kelompok (cluster) sehingga picker dapat mengambil barang dari beberapa pesanan dalam satu waktu. Setelah semua barang diambil, barang tersebut kemudian dipisahkan sesuai masing-masing pesanan.
Metode ini membantu mengurangi waktu perjalanan picker di dalam gudang karena tidak perlu bolak-balik mengambil barang untuk setiap pesanan secara terpisah.
Manfaat Cluster Picking
Cluster picking memiliki berbagai manfaat dalam operasional gudang bagi bisnis yang memiliki volume pesanan yang tinggi.
Berikut beberapa manfaat cluster picking:
1. Menghemat Waktu Pengambilan Barang
Cluster picking memungkinkan picker mengambil beberapa pesanan dalam satu perjalanan di gudang. Hal ini mengurangi waktu yang dihabiskan untuk berjalan bolak-balik mengambil barang untuk setiap pesanan secara terpisah.
2. Meningkatkan Produktivitas Picker
Karena picker dapat menangani banyak pesanan sekaligus, jumlah pesanan yang dapat diselesaikan dalam satu waktu menjadi lebih banyak. Hal ini membantu meningkatkan produktivitas tenaga kerja di gudang.
3. Mengurangi Biaya Operasional Gudang
Efisiensi waktu dan tenaga kerja dari cluster picking dapat membantu menekan biaya operasional warehouse. Dengan proses picking yang lebih cepat, perusahaan dapat menghemat biaya tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya.
4. Mempercepat Proses Pemenuhan Pesanan
Dengan mengambil beberapa pesanan sekaligus, proses order fulfillment dapat dilakukan lebih cepat. Hal ini sangat penting bagi bisnis yang membutuhkan pengiriman cepat seperti toko online atau marketplace.
5. Mengoptimalkan Pergerakan di Gudang
Cluster picking membantu mengurangi pergerakan yang tidak perlu di dalam gudang. Picker hanya perlu mengikuti satu rute pengambilan barang untuk beberapa pesanan sekaligus. Hal ini juga dapat membantu mengurangi kemacetan di area gudang jika terdapat banyak picker yang bekerja.
6. Cocok untuk Pesanan dengan Item Sedikit
Metode ini sangat efektif untuk pesanan yang berisi jumlah item sedikit namun jumlah order banyak seperti yang sering terjadi pada bisnis e-commerce.
Dengan cluster picking, pesanan kecil dapat diproses secara bersamaan sehingga lebih efisien dibandingkan memproses satu per satu.
Cara Kerja Cluster Picking di Gudang
Berikut penjelasan cara kerja cluster picking di gudang:
1. Mengelompokkan Pesanan Menjadi Cluster
Langkah pertama adalah mengelompokkan beberapa pesanan menjadi satu cluster. Pengelompokan ini biasanya dilakukan oleh sistem Warehouse Management System (WMS) atau oleh tim gudang secara manual.
Pesanan yang dikelompokkan biasanya memiliki:
- Produk yang sama atau mirip
- Lokasi penyimpanan yang berdekatan
- Jumlah item yang relatif sedikit
2. Menyiapkan Troli atau Keranjang Multi Kompartemen
Picker biasanya menggunakan troli atau keranjang dengan beberapa kompartemen. Setiap kompartemen mewakili satu pesanan dalam cluster.
Hal ini memudahkan picker untuk langsung menempatkan barang ke slot pesanan yang sesuai saat proses pengambilan barang.
3. Picker Mengambil Barang Sekaligus
Picker kemudian mengikuti daftar picking dan mengambil barang untuk beberapa pesanan sekaligus. Saat sampai di lokasi produk, picker mengambil jumlah barang yang dibutuhkan untuk semua pesanan dalam cluster.
Misalnya terdapat tiga pesanan yang membutuhkan produk yang sama, maka picker akan mengambil produk tersebut sekaligus dalam jumlah total yang dibutuhkan.
4. Memisahkan Barang Sesuai Pesanan
Setelah barang diambil, picker langsung memasukkan barang ke kompartemen yang sesuai dengan masing-masing pesanan di troli atau keranjang.
5. Mengirim Pesanan ke Area Packing
Setelah semua barang dalam cluster selesai diambil, troli kemudian dibawa ke area packing. Karena barang sudah dipisahkan berdasarkan pesanan, proses pengepakan bisa dilakukan dengan lebih cepat.
Permudah pengambilan barang di gudang supaya cepat dan efisien
- Menghemat Waktu Perjalanan di Gudang
- Meningkatkan Produktivitas Tenaga Kerja
- Mempercepat Proses Pemenuhan Pesanan
- Mengurangi Kemacetan di Area Gudang
- Cocok untuk Pesanan Kecil dengan Jumlah Banyak
- Membantu Mengoptimalkan Operasional Gudang
Kapan Bisnis Membutuhkan Sistem Cluster Picking?
Berikut beberapa kondisi yang menunjukkan kapan bisnis perlu menggunakan cluster picking:
1. Saat Volume Pesanan Sangat Tinggi
Cluster picking sangat efektif ketika bisnis menerima banyak pesanan setiap hari. Jika setiap pesanan diproses satu per satu, picker akan menghabiskan banyak waktu untuk berjalan di gudang.
2. Ketika Banyak Pesanan Memiliki Item yang Mirip
Metode ini cocok digunakan jika banyak pesanan memiliki produk yang sama atau mirip. Picker dapat mengambil beberapa produk sekaligus untuk beberapa pesanan, lalu memisahkannya sesuai pesanan masing-masing.
3. Saat Pesanan Berisi Jumlah Item yang Sedikit
Cluster picking sangat cocok untuk bisnis dengan pesanan yang berisi sedikit item, namun jumlah order banyak seperti bisnis e-commerce atau retail online.
4. Ketika Gudang Memiliki Sistem Manajemen yang Baik
Penggunaan cluster picking akan lebih optimal jika gudang memiliki sistem manajemen gudang (Warehouse Management System / WMS) atau pengaturan picking yang baik. Sistem ini membantu mengelompokkan pesanan menjadi cluster dan mengatur proses picking dengan lebih terstruktur.
5. Saat Bisnis Ingin Meningkatkan Efisiensi Operasional
Jika bisnis ingin mengurangi waktu perjalanan picker, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, dan mempercepat proses order fulfillment, maka cluster picking dapat menjadi solusi yang tepat.