Lewati ke konten

Last Chance! Ramadan Discount 30% *

Saatnya Upgrade! Diskon Ramadan 30% *

Klaim Promonya Sekarang
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
Search
COBA GRATIS
Daftar Isi
Insight Bisnis / Inventory Management
Insight Bisnis / Inventory Management
  • Maret 13, 2026

8 Tips Ampuh Cara Mengatur Stok Barang di Gudang Lebih Optimal!

  • Maret 13, 2026

Penulis:

  • Picture of Darin Rania Darin Rania
cara mengatur stok barang
Key Highlights
  • Manajemen stok yang baik membantu bisnis menjaga kelancaran operasional, memenuhi permintaan pelanggan, dan menghindari masalah inventori seperti kekurangan atau kelebihan stok.
  • Dengan sistem stok yang terorganisir, proses penyimpanan, pencarian barang, picking, dan packing menjadi lebih cepat sehingga produktivitas tim gudang meningkat.
  • Permudah kelola barang di gudang dengan menggunakan sofware inventory Jubelio untuk mengelola barang secara otomatis. Klik tombol di bawah ini untuk coba secara GRATIS!
Klik untuk Coba Gratis

Sebagai seorang pebisnis, pastinya kamu udah biasa dong mengelola persediaan barang. Mulai dari cara mengatur stok barang sampai mencari cara meminimalisir terjadinya kehabisan stok barang atau masalah manajemen barang lainnya.

Permasalahan yang terjadi ketika atur persediaan barang memang nggak dapat dihindari, satu atau dua kali masih nggak masalah.

Tapi kalau terjadi setiap saat tandanya ada yang perlu kamu ubah nih cara mengelola persediaan barang di gudang maupun channel penjualanmu.

Khusus buat kamu, aku udah merangkum tips ampuh untuk atur stok barang, mau tahu apa aja? Yuk, simak selengkapnya di artikel ini.

Baca Juga: 4 Jenis Stok yang Memastikan Penjualanmu Lancar!

Manfaat Mengelola Stok Barang di Gudang

Mengelola stok barang di gudang dengan baik sangat penting bagi kelancaran operasional bisnis bagi perusahaan yang memiliki banyak produk.

Berikut beberapa manfaat utama mengelola stok barang di gudang:

1. Menghindari Kekurangan Stok (Stockout)

Manajemen stok yang baik membantu bisnis memastikan ketersediaan barang selalu cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Dengan begitu, perusahaan dapat menghindari kehabisan stok yang bisa menyebabkan penjualan hilang dan pelanggan beralih ke kompetitor.

2. Mencegah Kelebihan Stok (Overstock)

Selain kekurangan stok, bisnis juga perlu menghindari stok yang terlalu banyak.

Pengelolaan stok membantu menentukan jumlah persediaan yang tepat sehingga biaya penyimpanan, kerusakan barang, dan risiko barang tidak terjual dapat dikurangi.

3. Meningkatkan Efisiensi Operasional Gudang

Dengan pengelolaan stok yang terorganisir, proses seperti penyimpanan barang, pencarian barang, picking dan packing menjadi lebih cepat dan efisien. Hal ini membantu meningkatkan produktivitas tim gudang.

4. Mempermudah Perencanaan Pembelian

Data stok yang akurat membantu perusahaan mengetahui kapan harus melakukan pembelian ulang dan berapa jumlah barang yang harus dipesan.

Dengan begitu, bisnis dapat membuat perencanaan pengadaan barang yang lebih tepat.

5. Mengurangi Risiko Kehilangan atau Kerusakan Barang

Sistem pengelolaan stok yang baik membantu perusahaan memantau pergerakan barang di gudang. Hal ini dapat mengurangi risiko barang rusak dan kesalahan pencatatan stok.

6. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Ketika stok barang selalu tersedia dan pengiriman dapat dilakukan tepat waktu, pelanggan akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan.

7. Membantu Pengambilan Keputusan Bisnis

Data stok memberikan informasi penting seperti produk paling laris, produk yang jarang terjual, tren permintaan barang. Informasi ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan strategi penjualan dan pengelolaan inventaris.

8. Mengontrol Arus Kas Perusahaan

Persediaan merupakan salah satu aset perusahaan. Dengan pengelolaan stok yang baik, bisnis dapat menghindari penumpukan barang yang terlalu besar sehingga modal tidak terlalu banyak tertahan di dalam stok.

Cara Mengatur Stok Barang Secara Efisien

Kalo kamu masih mencari tahu gimana sih cara mengatur stok gudang supaya lebih efisien dan meminimalisir terjadinya masalah stok barang. Misalnya aja nih produk hilang atau terjadinya stok habis (overselling) yang bisa membuat pelanggan kamu kecewa nih.

Pasti kamu nggak mau dong konsumen merasa kecewa terhadap toko kamu. Maka dari itu, udah aku rangkum nih bagaimana cara mengatur stok barang di bawah ini. Jadi, simak artikel ini sampai selesai ya.

1. Punya Tempat Penyimpanan yang Cukup

Pertama, kamu mesti menyediakan tempat penyimpanan yang cukup dulu nih supaya persediaan barang dapat tertata dengan rapi.

Kamu bisa nih membuat layout rak nya terlebih dahulu sebelum menempatkan barang agar lebih mudah ketika pengambilan barangnya ketika ada pesanan.

Bukan cuma untuk bisnis besar yang memiliki gudang aja nih melainkan kamu yang tidak punya gudang mesti bisa memanfaatkan ruang semaksimal mungkin.

2. Kasih Kode di Setiap Barang

Biasanya yang kerap kali dilupakan oleh pebisnis adalah tidak memberikan kode atau tanda di setiap produknya.

Padahal dengan kasih kode di masing-masing barang dapat menjadi pembeda antar produk yang kamu jual.

Terlebih lagi, jika kamu punya produk yang banyak tentunya bakalan sulit banget tuh untuk membedakannya.

Umumnya kode yang diberikan pada setiap barang berbentuk batch number atau serial number sehingga udah pasti berbeda kodenya.

Baca Juga: Cegah Stok Habis dengan Cara Ini, Sangat Berguna!

3. Melakukan Pencatatan Secara Rutin

Tips atur stok barang berikutnya yaitu dengan melakukan pencatatan secara rutin ya pebisnis.

Penting banget untuk mencatat persediaan barang, mulai dari ketika barang masuk maupun barang keluar sehingga meminimalisir terjadinya barang yang tidak terhitung.

Kamu bisa meminta karyawan untuk mencatatnya di buku stok barang, jadi dapat terlihat deh kapan barangnya masuk atau keluar.

4. Atur Stok Barang Terjual di Semua Channel Penjualan

Ketika ada penjualan di salah satu toko kamu di marketplace, otomatis stok barang kamu berkurang bukan?

Mau nggak mau, kamu harus mengubah stok di seluruh toko kamu dong dan mesti update stok barang secara manual.

Kalau masih melakukannya secara manual, pastinya bisa menghabiskan waktu kamu nih, karena kamu mesti mengawasi status stoknya.

Dan apakah data stok yang ada di marketplace sudah mengikuti data terbaru dari gudang. Maka itu, kamu butuh yang namanya fitur sync stock (sinkronisasi stok barang).

Jadi fitur ini akan membantu kamu dalam melakukan penyesuaian antara data stok barang yang ada di marketplace dengan kondisi persediaannya.

Saat ada barang terjual di salah satu toko marketplace, semua stok yang ada di seluruh marketplace akan secara otomatis berkurang mengikuti stok terbaru.

Kamu nggak perlu capek-capek lagi mengubah persediaan barang di setiap marketplace lagi deh.

5. Tentukan Jumlah Menipis Persediaan Barang

Selanjutnya cara mengatur persediaan barang supaya nggak terjadi kehabisan stok yaitu dengan membuat jumlah minimum stok barang.

Dengan begitu, kamu bisa lebih optimal nih untuk mengelola persediaan barang lebih optimal dan nggak ada kejadian stok barang habis tiba-tiba. Apalagi kalo kamu punya barang best seller yang penjualannya dalam satu hari bisa dalam jumlah yang besar, penting banget nih menentukan batas menipis barang.

“Tapikan nggak mungkin kita harus mengeceknya setiap hari.”

Tenang aja, kamu nggak perlu mengawasi atau mengecek stok barang setiap hari, karena kamu tinggal pakai platform omnichannel aja. Nanti di dalam aplikasi tersebut, kamu dapat menggunakan fitur batas menipis yang nantinya akan memberitahu kamu kalo barang sudah hampir menipis.

6. Tentukan Proyeksi Perkiraan Barang Habis

Selain menentukan jumlah batas menipis barang, ada baiknya kamu juga membuat proyeksi kapan perkiraan barang habis.

Jadi, kamu bisa lakukan restock barang sebelum ketersediaan barang kamu habis sehingga kamu terhindar deh dari masalah overselling. Caranya kamu bisa nih buat daftar stok barang dan menghitung rata-rata barang yang terjual setiap harinya.

Terus baru deh kamu hitung persediaan barang yang tersedia (available). Dari situ kamu dapat buat perkiraan waktu kira-kira kapan produk habis dan sebelum habis.

7. Buat Stok Cadangan

Toko kamu sering mengikuti event besar yang ada di marketplace seperti harbolnas, tanggal kembar, atau yang lainnya?

Tentunya kamu akan membuat kuota produk yang akan dijual saat event tersebut diadakan tapi pernah nggak sih mengalami yang namanya stok habis?

Nah, tandanya kamu perlu tahu nih gimana sih cara agar tidak kekurangan stok barang sekaligus mencegah produk habis dikarenakan terjadi kelangkaan. Ternyata salah satunya kamu bisa mencadangkan stok barang, kamu dapat membatasi penjualan produk dengan cara mengunci stok barangnya.

Caranya kamu bisa nih memanfaatkan software yang menyediakan fitur stock reserved (stok cadangan) seperti platform Jubelio.

Baca Juga: Cegah Kehabisan Stok Barang dengan Memanfaatkan Hal Ini!

8. Lakukan Stock Opname Barang

Terakhir agar stok barang kamu bisa lebih terkontrol yaitu melakukan stock opname barang. Tujuannya dilakukan stok opname supaya kamu dapat mengetahui persediaan barang antara pencatatan dengan barang fisik.

Jadi dilihat nih apakah jumlah stok barangnya sesuai dicatatan sama kondisi fisiknya, karena sering kali ada tuh barang yang hilang, rusak, atau dipindahkan tanpa adanya pemberitahuan.

Baru deh dari informasi stok tersebut kamu bisa tahu jumlah barang yang rusak atau hilang dari data itu.

Kontrol Stok Barang Dengan Bantuan Software Inventory

sistem omnichannel

Daripada kamu mengecek stok barang secara manual, dimana harus mengawasi dan mengontrol setiap saat. Sekarang kamu bisa dengan mudah loh melakukan kontrol persediaan barang, cukup menggunakan aplikasi stok barang aja.

Nah, nanti software inventory akan membantu kamu nih dalam mengatur stok barang dan biasanya menyediakan semua fitur yang lengkap yaitu Jubelio Omnichannel.

Di Jubelio udah tersedia semua fitur inventory seperti sinkronisasi stok barang (sync stock), batas menipis, stok cadangan, dan masih banyak lagi nih. Udah gitu Jubelio telah terintegrasi ke semua channel penjualan kamu, misalnya di marketplace, social commerce, dan webstore.

Plus, kamu dapat berjualan offline dan online secara bersamaan loh, penasaran gimana mudahnya kelola bisnis pakai Jubelio? Langsung klik tombol di bawah ini ya.

COBA SEKARANG!

Daftar Isi

Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis
Kelola Bisnis Pakai Jubelio
Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

1. Kenapa mengelola stok barang itu penting untuk bisnis?

Mengelola stok barang penting karena membantu bisnis menghindari kehabisan stok (stockout), mencegah penumpukan (overstock), menjaga cashflow, dan memastikan pesanan bisa diproses cepat.

2. Apa manfaat utama mengelola stok barang di gudang?

Manfaatnya meliputi mencegah stockout dan overstock, meningkatkan efisiensi picking / packing, mempermudah perencanaan pembelian, mengurangi risiko kehilangan / kerusakan, meningkatkan kepuasan pelanggan, membantu analisis produk laris vs slow moving, serta mengontrol arus kas.

3. Apa masalah paling sering terjadi kalau stok tidak dikelola dengan baik?

Biasanya stok habis mendadak, overselling, stok menumpuk, selisih stok antara sistem dan fisik, barang sulit dicari, proses gudang lambat, hingga komplain pelanggan karena pengiriman telat.

4. Apa langkah pertama agar stok gudang lebih rapi?

Mulai dari menyiapkan tempat penyimpanan dan layout. Rak / area yang tertata mempermudah pencarian barang, mempercepat picking, dan mengurangi salah ambil produk.

5. Kenapa setiap barang perlu diberi kode / SKU?

Karena kode barang membuat produk mudah dibedakan terutama jika varian banyak. SKU / serial / batch number membantu proses receiving, penyimpanan, picking, dan pencatatan stok jadi lebih akurat.

6. Apa itu sinkronisasi stok (sync stock) untuk multi-channel?

Sync stock adalah fitur yang menyamakan stok gudang dengan stok di semua channel marketplace, social commerce, webstore. Saat ada penjualan di satu channel, stok di channel lain ikut berkurang otomatis sehingga mengurangi risiko overselling.

7. Kenapa update stok manual di banyak marketplace berisiko?

Karena makan waktu dan rawan salah. Jika terlambat update, stok bisa terlihat masih ada padahal fisiknya habis yang pada akhirnya akan terjadi overselling, pembatalan order, dan reputasi toko turun.

9. Apa itu minimum stock / batas stok menipis?

Minimum stock adalah batas stok minimum per SKU / varian. Saat stok menyentuh batas ini, bisnis mendapat sinyal untuk restock agar tidak kehabisan stok mendadak.

10. Bagaimana cara memperkirakan kapan stok akan habis?

Gunakan data rata-rata penjualan harian, lalu bandingkan dengan stok available saat ini. Dari situ kamu bisa memproyeksikan kapan stok habis dan menentukan kapan harus restock.

11. Apa itu stok cadangan (stock reserved)?

Stok cadangan adalah stok yang dikunci agar tidak ikut dijual untuk kebutuhan tertentu, misalnya untuk event besar, order prioritas, atau menjaga stok reguler agar tidak habis karena lonjakan promo.

12. Kapan stok cadangan perlu digunakan?

Saat bisnis sering ikut event marketplace (tanggal kembar / harbolnas), saat demand tidak stabil, atau ketika kamu ingin mengamankan stok untuk penjualan reguler agar tidak habis semua di momen promo.

13. Apa itu stock opname dan kapan harus dilakukan?

Stock opname adalah proses menghitung stok fisik untuk mencocokkan dengan catatan sistem. Ideal dilakukan berkala (mingguan / bulanan / kuartalan) atau saat ada indikasi selisih stok yang sering berulang.

14. Fitur apa yang sebaiknya ada di software inventory untuk bisnis multi-channel?

Minimal harus ada sync stock multi-channel, laporan stok real-time, minimum stock alert, stock reserved, histori pergerakan stok, multi gudang, dan dukungan stock opname / penyesuaian stok.

15. Bagaimana Jubelio membantu kontrol stok barang dan mengelola barang di gudang?

Jubelio menyediakan fitur inventory seperti sync stock, batas menipis, stok cadangan, dan terintegrasi dengan channel penjualan (marketplace, social commerce, webstore), sehingga stok dan operasional bisa dikelola melalui satu dashboard.

Artikel Terkait

aplikasi gudang terbaik
Warehouse Management System

8 Aplikasi Gudang Terbaik di Indonesia Tahun 2026 [Update]

Maret 17, 2026
kwitansi
Insight Bisnis

Kwitansi: Pengertian, Fungsi, Ciri-Ciri, dan Contoh Cara Membuatnya

Maret 16, 2026
arti restock
Insight Bisnis

Apa Arti Restock? Pengertian, Fungsi, Perbedaan dan Tips Solusinya

Maret 16, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • 8 Tips Ampuh Cara Mengatur Stok Barang di Gudang Lebih Optimal!

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Click: Whistleblowing System
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
COBA GRATIS