Lewati ke konten
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
Search
Insight Bisnis

Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP): Pengertian, Cara Membuat dan Contohnya

Penulis: Darin Rania

Diperbarui: Agustus 18, 2026

contoh ayat jurnal penyesuaian
Key Highlights
  • Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) merupakan pencatatan akuntansi yang dilakukan pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun. AJP biasanya dibuat setelah neraca saldo dan sebelum penyusunan laporan keuangan.
  • Jurnal penyesuaian memastikan pendapatan dan beban dicatat pada periode terjadinya, bukan hanya ketika kas diterima atau dibayarkan. Hal ini juga mendukung penerapan prinsip matching antara pendapatan dan beban.
  • Software Akuntansi Jubelio menawarkan pengelolaan jurnal dan keuangan yang terintegrasi dengan aktivitas penjualan dan stok. Fiturnya mencakup jurnal otomatis, jurnal manual, laporan keuangan, laba rugi, hutang piutang, kas & bank, uang muka, serta rekonsiliasi marketplace dan bank.

Dalam menyusun pembukuan keuangan tentu memerlukan jurnal penyesuaian dan ayat Jurnal Penyesuaian pada laporan keuangan usaha.

Terdapat contoh ayat jurnal penyesuaian berdasarkan akun yang disesuaikan.

Apabila kamu belum mengetahui apa itu ayat jurnal penyesuaian beserta fungsi dan jenisnya, kamu bisa membaca lebih lengkapnya pada artikel di bawah ini.

Apa itu Ayat Jurnal Penyesuaian?

Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) adalah pencatatan akuntansi yang dilakukan pada akhir periode akuntansi untuk menyesuaikan saldo akun agar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

Jurnal penyesuaian diperlukan karena selama periode berjalan terdapat beberapa transaksi atau kondisi yang belum tercatat secara lengkap.

Contoh kasusnya seperti beban sudah terjadi tetapi belum dibayar, pendapatan sudah diperoleh tetapi belum diterima, atau aset seperti perlengkapan dan peralatan sudah mengalami pemakaian.

Kamu perlu melakukan pembuatan AJP ketika sudah selesai membuat neraca saldo.

Jadi, kalo kamu mau bikin ayat jurnal penyesuaian, kamu mesti pahami dulu tahapan siklus akuntansi supaya kamu bisa lebih mudah dalam buat AJP.

Dari situ, pasti kamu tahu dong ternyata memiliki fungsi yang krusial dalam pembuatan laporan akhir keuangan usaha.

Fungsi Ayat Jurnal Penyesuaian

Berikut beberapa fungsi utama jurnal penyesuaian:

1. Menyesuaikan Saldo Akun agar Sesuai Kondisi Sebenarnya

Jurnal penyesuaian berfungsi untuk memperbarui saldo akun sehingga mencerminkan keadaan aslinya pada akhir periode. Misal, beban yang sudah terjadi yang belum dicatat atau pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum diakui.

2. Menerapkan Prinsip Akuntansi (Akrual dan Matching)

Dalam akuntansi berbasis akrual, pendapatan dan beban harus diakui pada periode terjadinya, bukan saat kas diterima atau dibayarkan.

Jurnal penyesuaian memastikan prinsip matching yang mempertemukan pendapatan dan beban dalam periode yang sama dapat diterapkan dengan benar.

3. Mengoreksi Pencatatan yang Belum Lengkap

Selama periode berjalan sering kali ada transaksi yang belum tercatat atau masih perlu diperbarui seperti penyusutan aset tetap atau beban yang masih harus dibayar. Jurnal penyesuaian membantu melengkapi pencatatan tersebut.

4. Mengakui Beban yang Masih Harus Dibayar (Accrued Expenses)

Contohnya seperti gaji karyawan yang sudah menjadi kewajiban perusahaan tetapi belum dibayarkan hingga akhir periode. Jurnal penyesuaian mencatat beban tersebut agar laporan keuangan lebih akurat.

5. Mengakui Pendapatan yang Masih Harus Diterima (Accrued Revenue)

Pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum diterima pembayarannya perlu dicatat agar tidak terjadi kekurangan pengakuan pendapatan.

6. Menyesuaikan Beban Dibayar di Muka

Misalnya pembayaran sewa atau asuransi untuk beberapa bulan ke depan. Bagian yang sudah menjadi beban periode berjalan harus dipindahkan dari aset ke beban.

7. Menyesuaikan Pendapatan Diterima di Muka

Jika perusahaan menerima pembayaran sebelum jasa diberikan, maka sebagian yang sudah menjadi hak perusahaan pada periode berjalan harus diakui sebagai pendapatan.

8. Menghitung dan Mencatat Penyusutan Aset

Aset tetap seperti gedung dan kendaraan mengalami penyusutan. Jurnal penyesuaian mencatat beban penyusutan agar nilai aset dan laba perusahaan tidak overstated.

9. Menyajikan Laporan Keuangan yang Akurat

Fungsi paling penting dari jurnal penyesuaian adalah memastikan laporan laba rugi dan neraca menyajikan informasi yang benar, wajar, dan dapat dipercaya.

Tujuan Ayat Jurnal Penyesuaian

Adapun tujuan dari ayat jurnal penyesuaian, diantaranya:

1. Memperbaiki Ketidakcocokan

Ayat jurnal penyesuaian digunakan untuk memperbaiki ketidakcocokan antara saldo akun dengan kondisi sebenarnya.

2. Menyelaraskan Pendapatan dan Beban

Membantu menyelaraskan pendapatan dan beban dengan periode akuntansi yang benar, sesuai dengan prinsip akuntansi GAAP (Generally Accepted Accounting Principles).

GAAP adalah sebuah konsep, prinsip, prosedur, standar, metode, konvensi dan praktik-praktik yang dianggap berterima secara umum saat menyusun laporan keuangan tahunan dan dijadikan pedoman umum penyajian informasi keuangan.

Dengan adanya prinsip akuntansi GAAP ini membuat setiap praktik akuntansi memiliki dasar operasi dalam menyusun laporan keuangan.

3. Menyajikan Laporan Keuangan yang Akurat

Menjamin bahwa laporan keuangan memberikan informasi yang akurat dan relevan tentang keuangan perusahaan pada akhir periode akuntansi.

Kapan Ayat Jurnal Penyesuaian Dibutuhkan dan Perlu Dibuat?

Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP) dibutuhkan ketika terdapat saldo akun yang belum mencerminkan kondisi sebenarnya pada akhir periode akuntansi.

Penyesuaian biasanya dilakukan sebelum perusahaan menyusun laporan keuangan agar pendapatan, beban, aset, dan kewajiban tercatat secara tepat.

Berikut beberapa kondisi ketika ayat jurnal penyesuaian dibutuhkan:

1. Saat Ada Beban yang Sudah Terjadi tetapi Belum Dicatat

Perusahaan mungkin sudah menggunakan suatu layanan atau memiliki kewajiban, namun belum melakukan pembayaran. Contohnya adalah gaji karyawan, biaya listrik, atau bunga pinjaman yang belum dibayar.

2. Saat Ada Pendapatan yang Sudah Diperoleh tetapi Belum Dicatat

Jurnal penyesuaian diperlukan ketika perusahaan sudah memberikan barang atau jasa kepada pelanggan, tetapi pembayaran atau pencatatannya belum dilakukan.

3. Saat Ada Beban Dibayar di Muka yang Sudah Terpakai

Pembayaran seperti sewa, asuransi, atau langganan sering dilakukan untuk beberapa bulan sekaligus. Seiring berjalannya waktu, sebagian nilai tersebut harus dipindahkan dari akun aset menjadi beban.

4. Saat Ada Pendapatan Diterima di Muka yang Sudah Menjadi Hak Perusahaan

Jika pelanggan melakukan pembayaran terlebih dahulu sebelum barang atau jasa diberikan, pembayaran tersebut awalnya dicatat sebagai kewajiban. Setelah perusahaan memenuhi kewajibannya, sebagian atau seluruhnya perlu diakui sebagai pendapatan.

5. Saat Aset Tetap Mengalami Penyusutan

Aset seperti kendaraan, mesin, komputer, dan peralatan akan mengalami penurunan nilai karena digunakan dalam kegiatan operasional.

6. Saat Perlengkapan Sudah Digunakan

Jumlah perlengkapan yang tercatat dalam pembukuan belum tentu sama dengan jumlah yang masih tersedia. Setelah dilakukan pengecekan fisik, pemakaian perlengkapan perlu dicatat sebagai beban.

7. Saat Terdapat Perbedaan antara Catatan dan Kondisi Aktual

Jurnal penyesuaian juga diperlukan ketika perusahaan menemukan perbedaan antara saldo dalam pembukuan dengan kondisi sebenarnya setelah melakukan pemeriksaan atau rekonsiliasi.

8. Sebelum Menyusun Laporan Keuangan

Biasanya jurnal penyesuaian dibuat pada akhir periode akuntansi di akhir bulan, kuartal, atau tahun. Tujuannya agar laporan laba rugi, neraca, dan laporan keuangan lainnya menggunakan saldo yang sudah diperbarui.

Perbedaan Ayat Jurnal Penyesuaian dan Jurnal Penyesuaian

Sering kali masih ada pula yang tertukar antara jurnal penyesuain dan ayat jurnal penyesuaian, padahal keduanya adalah hal yang berbeda.

Dalam ilmu akuntansi, jurnal penyesuaian adalah penyesuaian atas saldo-saldo akun di buku besar dilakukan dengan membuat jurnal yang disebut jurnal penyesuaian.

Sedangkan ayat jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat untuk proses pencatatan perubahan saldo yang terkait pada beberapa akun.

Baca juga: Apa Itu Jurnal Penyesuaian, Cara Membuat, dan Contohnya

Jenis-Jenis Ayat Jurnal Penyesuaian

Saat menyusun ayat jurnal penyesuaian ada akun-akun yang harus ada di laporan keuangan ini.

Sebab, ayat jurnal penyesuaian diperlukan untuk mencatat pendapatan dan beban dalam periode yang benar.

Berikut ini adalah akun-akun ayat jurnal penyesuaian:

1. Pendapatan yang Masih Harus Diterima

Penyesuaian ini dilakukan untuk mencatat pendapatan yang telah diperoleh tetapi belum dicatat dalam akun.

2. Beban yang Masih Harus Dibayar

Penyesuaian untuk mencatat beban yang telah terjadi tetapi belum dicatat dalam akun.

3. Pendapatan Diterima di Muka

Penyesuaian ini dilakukan untuk mencatat pendapatan yang telah diterima tetapi belum diakui sebagai pendapatan karena belum memenuhi syarat pengakuan pendapatan.

4. Beban Dibayar di Muka

Penyesuaian untuk mencatat beban yang telah dibayar tetapi belum diakui sebagai beban karena masih dalam periode yang akan datang.

5. Penyusutan Aset Tetap

Penyesuaian untuk mencatat penyusutan aset tetap selama periode akuntansi.

Contoh Ayat Jurnal Penyesuaian

Ada 6 akun yang membutuhkan penyesuaian lagi setelah dibuat jurnal penyesuaian.

1. Pendapatan diterima di muka

Misalnya perusahaan menerima pendapatan sewa untuk 2 tahun sebesar Rp 6.000.000,- dan diterima 31 Mei 2020.

Lalu perhitungan biaya yang telah terpakai sampai 31 desember 2020 sudah terhitung 7 bulan.

Perhitungan sebagai berikut: Rp 6.000.000 : 24 bulan = 250.000 x 7 bulan = Rp 1.750.000. Maka pencatatan ayat jurnal penyesuaiannya seperti ini.

Ada dua metode pencatatan yang dilakukan pada ayat jurnal penyesuaian, yaitu:

Berdasarkan pencatatan neraca

pendapatan diterima di muka neraca

Catatan pendekatan laba rugi

beban dibayar dimuka laba rugi

2. Beban diterima di muka

Perusahaan membayar premi asuransi di muka sebesar Rp 2.400.000,- pada periode 10 Maret 2020 sampai 10 Maret 2021.

Saat ayat jurnal penyesuaian dibuat pada bulan desember 2021, asuransi yang dibayarkan dengan perhitungan 2.400.000 : 12= Rp 200.000 per bulan.

Pembayaran pada bulan desember seharga Rp 1.800.000 (Rp 200.000 x 9) Maka ayat jurnal penyesuaiannya sebagai berikut.

Sama seperti pendapatan diterima di muka, ada 2 metode pencatatan ayat jurnal penyesuaian.

Pencatatan dengan pendekatan neraca

beban dibayar di muka laba rugi

Kedua, pencatatan pendekatan laba rugi

beban dibayar dimuka neraca

3. Penyusutan Aktiva Tetap

Contohnya, perusahaan memiliki kendaraan kantor seharga Rp 150.000.000 dengan usia 10 tahun dan tidak terdapat nilai sisa (nilai residu) pada akhir waktu ekonomis. Maka penyusutan kendaraan terjadi sebesar 10% setiap tahun.

Sebelum kamu menyusun ayat jurnal penyesuaiannya, terlebih dahulu kamu hitung nilai penyusutan kendaraan tersebut.

Dengan perhitungan berikut. Penyusutan tahunan = 1/10 x Rp 150.000.000,- = Rp 15.000.000

Maka, pencatatan ayat jurnal penyesuaiannya seperti ini:

contoh ayat jurnal penyesuaian beban penyusutan

Masih buat jurnal penyesuain atau pembukuan keuangan usaha secara manual ? Sekarang kamu udah bisa menyusunnya secara otomatis menggunakan software Akuntansi Jubelio.

Baca juga: Tahapan dan Contoh Jurnal Penyesuaian untuk Bisnis

4. Piutang Usaha

Terdapat piutang usaha sebesar Rp 1.200.000 dan diperkirakan 10% dari piutang tersebut tidak bisa ditagih, perusahaan dikatakan mengalami kerugian piutang.

Sebelum pencatatan, terlebih dahulu kita menghitung berapa saldo yang tidak dapat ditagih.

10% x Rp 1.200.000 = Rp 120.000,-

Maka pencatatan pada ayat jurnal penyesuaiannya seperti berikut ini:

piutang usaha contoh ayat jurnal penyesuaian

5. Beban yang Wajib Dibayarkan

Perusahaan mempunyai beban yang masih harus dibayarkan yaitu gaji karyawan. Misal perusahaan harus membayarkan gaji karyawan pada bulan maret yang akan dibayarkan di bulan berikutnya yaitu 1 april sebesar Rp 5.000.000.

Lalu pencatatan ayat jurnal penyesuaiannya nanti di bulan desember adalah:

beban yang wajib dibayarkan perusahaan

6. Pendapatan wajib diterima

Biasanya pada akhir periode suatu perusahaan kemungkinan ada pendapatan yang belum diterima pembayarannya.

Contoh, suatu perusahaan pada akhir periode masih ada pendapatan yang wajib diterima yaitu pendapatan bunga selama 3 bulan sebesar Rp 200.000.

Adanya ayat jurnal penyesuaian membantu kamu dalam menyesuaikan akun-akun pada periode sebelumnya dengan periode yang akan datang.

Otomatisasi Pencatatan Jurnal Penyesuaian Menggunakan Software Akuntansi Jubelio

Rekomendasi Software Akuntansi untuk B2B Terbaik

Kamu tidak perlu melakukan pencatatan jurnal penyesuaian secara manual, karena sekarang sudah tersedia fitur jurnal penyesuaian di software akuntansi Jubelio.

Dengan menggunakan Jubelio semua penjualan kamu sudah terintegrasi ke dalam satu sistem sehingga bisa meminimalisir kesalahan dalam proses entry data dan proses pencatatan uang pada bisnis.

Fitur yang terdapat pada platform ini tidak hanya pembukuan keuangan melainkan sampai pencatatan stok barang untuk jualan online, offline, dan gudang.

Berikut fitur software akuntansi Jubelio:

  • Laporan Keuangan
  • Jurnal Otomatis
  • Jurnal Manual
  • Uang Muka
  • Laporan Laba Rugi
  • Hutang Piutang
  • Kas & Bank
  • Rekonsiliasi Marketplace
  • Rekonsiliasi Bank

Penasaran untuk coba softwarenya? Kamu bisa coba Software Akuntansi Jubelio secara GRATIS sekarang!

Daftar Isi
Bagikan Artikel Ini

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

1. Apa itu ayat jurnal penyesuaian?

Ayat Jurnal Penyesuaian atau AJP adalah pencatatan akuntansi yang dilakukan pada akhir periode akuntansi untuk menyesuaikan saldo akun agar sesuai dengan kondisi yang sebenarnya.

2. Kenapa ayat jurnal penyesuaian diperlukan?

Ayat jurnal penyesuaian diperlukan karena selama periode berjalan ada transaksi atau kondisi yang belum tercatat secara lengkap seperti beban yang sudah terjadi tetapi belum dibayar, pendapatan yang sudah diperoleh tetapi belum diterima, atau aset yang sudah mengalami pemakaian.

3. Kapan ayat jurnal penyesuaian dibuat?

Ayat jurnal penyesuaian biasanya dibuat pada akhir periode akuntansi, setelah neraca saldo disusun dan sebelum laporan keuangan dibuat.

4. Apa fungsi utama ayat jurnal penyesuaian?

Fungsi utamanya adalah memperbarui saldo akun agar mencerminkan kondisi sebenarnya pada akhir periode akuntansi.

5. Apa tujuan ayat jurnal penyesuaian?

Tujuannya adalah memperbaiki ketidakcocokan saldo akun, menyelaraskan pendapatan dan beban dengan periode akuntansi yang benar, serta menyajikan laporan keuangan yang akurat.

6 Bagaimana Jubelio membantu pencatatan jurnal penyesuaian & keuangan bisnis?

Jubelio membantu mengintegrasikan data penjualan ke dalam satu sistem, sehingga proses entry data, pencatatan uang, pembukuan, dan laporan keuangan bisa tercatat otomatis.

Bagikan Artikel Ini

Artikel Terkait

Void Picking Penyebab dan Cara Mencegah Kesalahan Ambil Barang di Gudang
Insight Bisnis

Penyebab Void Picking di Gudang dan Cara Mencegahnya

September 29, 2026
Otomasi Gudang dengan IoT dan Sensor Tren Warehouse Masa Depan
Insight Bisnis

Mengenal Teknologi IoT untuk Otomasi Manajemen Gudang Modern

September 29, 2026
Peran Gudang dalam Mendukung Same Day Delivery
Insight Bisnis

Peran Gudang dalam Mendukung Same Day Delivery

September 28, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • Ayat Jurnal Penyesuaian (AJP): Pengertian, Cara Membuat dan Contohnya

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Jakarta
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Bandung
Jl. K.H. Ahmad Dahlan No.20, Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat

Surabaya
Jl. Ahmad Yani No.88, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order