Lewati ke konten
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
Search
COBA GRATIS
Daftar Isi
Insight Bisnis
Insight Bisnis
  • Maret 2, 2026

Apa Itu Jurnal Penyesuaian, Cara Membuat, dan Contohnya

  • Maret 2, 2026

Penulis:

  • Picture of Darin Rania Darin Rania
Apa Itu Jurnal Penyesuaian Cara Membuat dan Contohnya
Key Highlights
  • Jurnal penyesuaian adalah pencatatan yang dilakukan di akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan kondisi keuangan yang sebenarnya sebelum laporan keuangan disusun.
  • Penyesuaian dilakukan agar laporan laba rugi mencerminkan pendapatan & beban yang sesuai periode, neraca menunjukkan nilai aset & kewajiban yang wajar dan tidak terjadi overstatement atau understatement.
  • Permudah jurnal penyesuaian pada bisnis Anda secara otomatis dengan menggunakan Jubelio Akuntansi. Klik tombol di bawah ini untuk coba secara GRATIS!
Klik untuk Coba Gratis

Jurnal penyesuaian adalah salah fitur di dalam sebuah software akuntansi yang sering didengar. Lalu, apa saja contoh jurnal penyesuaian dan bagaimana cara membuat jurnal penyesuaian ?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai jurnal penyesuaian, maka kita perlu memahami apa itu jurnal terlebih dahulu. Pengertian jurnal secara umum di dalam akuntansi adalah dokumen yang bertujuan untuk mencatat semua transaksi dengan lebih detail dan rinci.

Jenis jurnal sendiri terbagi menjadi beberapa macam misalnya jurnal umum, jurnal penutup, jurnal khusus, dan lain sebagainya. Sekarang kita akan membahas mengenai jurnal penyesuaian.

Pengertian Jurnal Penyesuaian

Jurnal Penyesuaian adalah jurnal yang digunakan untuk melakukan proses pencatatan saldo pada akun-akun tertentu dan dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya sebelum berlanjut ke proses penyusunan laporan keuangan.

Mengapa memerlukan proses pencatatan terhadap akun transaksi ?

Karena pada akhir periode nanti akan banyak saldo akun di buku besar yang dilaporkan tanpa melakukan perubahan apapun dalam laporan keuangan.

Akuntansi sendiri mempunyai prinsip berbasis akrual maksudnya prinsip pengakuan pendapatan pada periode yang sudah diperoleh bukan pada periode penerimaan kas.

Prinsip tersebut berhubungan pula dengan tujuan dari penyusunan jurnal penyesuaian yaitu untuk mengubah transaksi menjadi metode akuntansi akrual.

Di dalam jurnal penyesuaian terdapat ayat jurnal penyesuaian yaitu jurnal yang dibuat untuk mengetahui informasi transaksi seperti perubahan didalam jurnal.

Baca juga: Pengertian dan Tahapan Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa

Fungsi Jurnal Penyesuaian

Secara umum, fungsinya untuk menghitung pendapatan serta beban pada periode tertentu dan menetapkan saldo catatan akun buku besar pada akhir periode.

Adapun beberapa fungsi lainnya yaitu :

1. Memperbarui Saldo Akun Agar Mencerminkan Kondisi Sebenarnya

Jurnal penyesuaian digunakan untuk memastikan setiap saldo akun menunjukkan keadaan yang aktual di akhir periode akuntansi. Misalnya, ada beban yang sudah terjadi tetapi belum dicatat, atau pendapatan yang sudah diperoleh namun belum diakui.

2. Menjalankan Prinsip Akuntansi Berbasis Akrual

Dalam sistem akuntansi akrual, pencatatan pendapatan dan beban dilakukan saat transaksi terjadi, bukan ketika uang diterima atau dibayarkan.

Jurnal penyesuaian membantu menerapkan prinsip matching yaitu menyelaraskan pendapatan dan beban dalam periode yang sama agar laporan keuangan mencerminkan kinerja yang sebenarnya.

3. Melengkapi Transaksi yang Belum Tercatat

Selama periode berjalan sering kali terdapat transaksi yang terlewat atau belum diperbarui seperti penyusutan aset atau beban yang masih harus dibayar. Jurnal penyesuaian berfungsi untuk melengkapi dan menyempurnakan pencatatan tersebut sebelum laporan keuangan disusun.

4. Mencatat Beban yang Sudah Menjadi Kewajiban

Contohnya adalah gaji karyawan yang sudah menjadi tanggungan perusahaan, tetapi pembayarannya belum dilakukan hingga akhir periode. Melalui jurnal penyesuaian, beban tersebut tetap diakui agar laporan keuangan tidak menampilkan angka yang lebih rendah dari kondisi sebenarnya.

5. Mengakui Pendapatan yang Sudah Menjadi Hak Perusahaan

Ada kalanya perusahaan sudah memberikan jasa atau menyerahkan barang, tetapi pembayaran belum diterima. Agar pendapatan tidak terlewat, jurnal penyesuaian digunakan untuk mencatatnya sesuai periode terjadinya.

6. Menyesuaikan Beban yang Dibayar di Awal

Pembayaran seperti sewa atau asuransi sering kali dilakukan untuk beberapa bulan sekaligus. Bagian yang sudah menjadi beban pada periode berjalan harus dipisahkan dari akun aset dan diakui sebagai beban agar tidak terjadi kesalahan pencatatan.

7. Menyesuaikan Pendapatan yang Diterima di Awal

Jika perusahaan menerima pembayaran sebelum layanan diberikan, maka dana tersebut awalnya dicatat sebagai kewajiban. Seiring berjalannya waktu dan jasa telah diberikan, sebagian harus diakui sebagai pendapatan melalui jurnal penyesuaian.

8. Mencatat Penyusutan Aset Tetap

Aset seperti gedung, mesin, atau kendaraan mengalami penurunan nilai seiring pemakaian. Jurnal penyesuaian membantu mencatat beban penyusutan secara berkala agar nilai aset dan laba perusahaan tidak terlihat lebih tinggi dari kondisi sebenarnya.

9. Menjamin Keakuratan Laporan Keuangan

Tujuan utama jurnal penyesuaian adalah memastikan laporan laba rugi dan neraca disajikan secara wajar dan dapat dipercaya. Dengan penyesuaian yang tepat, informasi keuangan menjadi lebih transparan dan mencerminkan kondisi bisnis yang sesungguhnya.

Cara Membuat Jurnal Penyesuaian

Ada beberapa tahap yang dapat kamu lakukan untuk cara membuat penyesuaian yaitu:

  • Membuat neraca saldo yang belum disesuaikan
  • Menganalisa masing-masing akun
  • Lalu mencari data transaksi yang sudah tercatat tetapi tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya
  • Selain itu, kamu juga mencari transaksi yang hilang (belum tercatat) tapi sudah terjadi
  • Terakhir, mencatat ayat jurnal penyesuaian

Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa baca cara membuat jurnal penyesuaian dan contohnya.

Contoh Jurnal Penyesuaian Untuk Bisnis

Sebelumnya kita akan membahas mengenai akun-akun yang memerlukan penyesuaian. Ada 6 akun dalam akuntansi yang memerlukan penyesuaian di akhir periode diantaranya:

  1. Akun Perlengkapan memerlukan penyesuaian dikarenakan adanya pemakaian
  2. Akun aktiva tetap karena adanya penyusutan aktiva
  3. Akun pendapatan diterima di muka memerlukan penyesuaian karena seiring berjalannya waktu nanti prestasi akan diserahkan ke pelanggan.
  4. Beban dibayar di muka bila ada penjualan yang sudah jatuh tempo. Selanjutnya, akun pendapatan bila ada pendapatan yang belum terhitung sehingga belum menjadi pendapatan.
  5. Terakhir, akun beban karena ada beban yang belum terhitung pembayarannya maka dijadikan beban.

Berdasarkan akun-akun yang memerlukan penyesuaian maka, kita akan membuat contohnya pada bisnis, sebagai berikut :

1. Penyusutan Peralatan

Penyusutan peralatan harus dilakukan pencatatan di penyesuaian dicatat pada bagian pengakuan beban penyusutan oleh perusahaan. Beban penyusutan merupakan penggunaan dari aktiva tetap yang diakui.

Nantinya beban penyusutan akan masuk ke dalam laporan laba rugi tetapi sebelumnya harus dilakukan penyesuaian.

2. Pendapatan diterima di muka

Hal yang perlu diingat pendapatan yang didapatkan dimuka tidak tercatat sebagai suatu pendapatan melainkan akan dicatat sebagai hutang. Karena perusahaan belum melakukan adanya pendapatan yang nyata jadi belum menjadi hak perusahaan.

3. Beban dibayar di muka

Jadi perusahaan akan membayar beban untuk periode yang akan datang terlebih dahulu maka disebut beban dibayar dimuka.

Apabila kamu menemukan beban yang harus dibayarkan pada periode selanjutnya maka akan dilakukan perhitungan beban apa saja yang akan dibayarkan pada laporan periode sekarang.

4. Perlengkapan yang tersisa

Perlengkapan merupakan bahan yang dibeli oleh perusahaan untuk kepentingan operasional perusahaan.

Maka dari itu harus dilakukan pencatatan pemakaian peralatan atau bisa juga dengan perhitungan dari fisik barang yang ada atau masih tersisa.

Itu dia penjelasan mengenai jurnal penyesuaian mulai dari pengertian, fungsi, serta contoh jurnal penyesuaian yang harus dicatat setiap perusahaan dalam menyusun laporan keuangan. Tapi sekarang kamu enggak perlu susah-susah untuk melakukan pencatatan laporan keuangan.

Kenapa? karena sekarang udah ada aplikasi atau platform yang memudahkan pencatatan penjualan produk mulai dari akuntansi yang sudah termasuk jurnal penyesuaian juga.

Terus kamu juga enggak perlu repot-repot untuk melakukan pencatatan stok karena sudah ada fitur untuk menghitungnya sampai upload foto produk juga gak harus satu-satu di masing-masing marketplace yang banyak.

Nah, untuk menikmati semua fitur tersebut kamu bisa menggunakan platform Jubelio.

Dengan Jubelio, kamu enggak perlu ribet untuk mengurus jualan kamu sendiri sebab jualan online, offline, sampai kelola gudang bisa dilakukan dalam satu sistem.

Jadi, kamu bisa santai aja karena enggak perlu buat upload foto produk satu-satu di masing-masing marketplace dan memproses pesanan juga. Kamu bisa coba sistemnya secara GRATIS dengan klik tombol di bawah ini!

COBA SEKARANG!

Daftar Isi

Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis
Kelola Bisnis Pakai Jubelio
Bagikan artikel ini
Platform Omnichannel #1 di Indonesia

Platform buat kelola jualan online, offline serta urus gudang dan pengiriman dalam satu sistem.

Coba Gratis

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan (FAQ)

1. Apa itu jurnal penyesuaian?

Jurnal penyesuaian adalah jurnal yang dibuat di akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun agar mencerminkan kondisi sebenarnya sebelum laporan keuangan disusun.

2. Kenapa jurnal penyesuaian perlu dibuat?

Karena selama periode berjalan ada transaksi yang belum tercatat atau belum sesuai misalnya beban masih harus dibayar, pendapatan masih harus diterima, penyusutan, atau pemakaian perlengkapan.

3. Apa fungsi utama jurnal penyesuaian?

Fungsi utamanya memastikan saldo akun, laba rugi, dan neraca mencerminkan kondisi bisnis yang wajar. Jurnal penyesuaian juga melengkapi transaksi yang belum tercatat dan menjaga laporan keuangan.

4. Apa contoh jurnal penyesuaian yang paling umum di bisnis?
  • Penyusutan aset / peralatan
  • Pendapatan diterima di muka
  • Beban dibayar di muka
  • Pemakaian perlengkapan
  • Beban akrual
  • Pendapatan akrual
5. Kenapa pendapatan diterima di muka awalnya dicatat sebagai utang?

Karena perusahaan menerima uang dulu sebelum menyerahkan barang / jasa. Selama jasa belum diberikan, itu masih kewajiban. Saat jasa sudah diberikan, barulah sebagian dipindahkan menjadi pendapatan melalui jurnal penyesuaian.

6. Kenapa beban dibayar di muka dicatat sebagai aset?

Karena pembayaran dilakukan untuk manfaat periode ke depan (misalnya sewa / asuransi). Seiring waktu, bagian yang sudah dipakai di periode berjalan diakui sebagai beban lewat jurnal penyesuaian.

7. Bagaimana cara membuat jurnal penyesuaian?
  1. Buat neraca saldo sebelum penyesuaian
  2. Analisis akun-akun yang perlu disesuaikan
  3. Cari transaksi yang sudah terjadi tapi belum tercatat / belum sesuai
  4. Tentukan jumlah penyesuaian
  5. Buat ayat jurnal penyesuaian
8. Kapan jurnal penyesuaian dibuat?

Biasanya dibuat di akhir periode akuntansi (bulanan / kuartalan / tahunan) sebelum penyusunan laporan keuangan dan sebelum jurnal penutup.

9. Apa dampak jika jurnal penyesuaian tidak dibuat?

Pendapatan / beban tidak sesuai periode, laba bisa terlihat lebih tinggi / rendah, nilai aset dan kewajiban tidak tepat dan keputusan bisnis jadi berisiko karena datanya tidak akurat.

10. Apakah jurnal penyesuaian hanya untuk perusahaan besar?

Tidak. UMKM pun butuh jurnal penyesuaian agar laporan keuangan lebih rapi terutama jika punya stok, aset tetap, atau transaksi yang pembayarannya tidak selalu terjadi di hari yang sama dengan aktivitasnya.

11. Bagaimana Jubelio membantu terkait jurnal penyesuaian?

Jubelio membantu pencatatan akuntansi termasuk kebutuhan jurnal penyesuaian sekaligus terhubung dengan operasional seperti stok, pesanan, dan channel penjualan, sehingga proses pembukuan lebih terintegrasi dan tidak perlu input berulang.

Artikel Terkait

Workflow E-Commerce
Insight Bisnis

Optimalkan Workflow E-Commerce dengan Manajemen Produk Terpusat dan Generasi Visual AI

April 8, 2026
contoh neraca saldo
Insight Bisnis

Neraca Saldo: Pengertian, Jenis, dan Cara Mudah Membuatnya

Maret 28, 2026
aplikasi pembuat jadwal kerja karyawan
Insight Bisnis

10 Aplikasi Pembuat Jadwal Kerja Karyawan Terbaik, Cek Fiturnya!

Maret 26, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • Apa Itu Jurnal Penyesuaian, Cara Membuat, dan Contohnya

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Click: Whistleblowing System
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
COBA GRATIS