Lewati ke konten
Jubelio Blog
Jubelio Blog
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order
Search
Insight Bisnis

Mengenal 6 Tingkatan Startup Beserta Cara Membedakannya

Penulis: Darin Rania

Diperbarui: Juli 28, 2025

Akhir-akhir ini, masih banyak orang yang membahas mengenai startup digital dan pastinya kita sering kali mendengar istilah-istilah startup.

Terlebih, saat ini juga banyak perusahaan rintisan atau startup digital yang semakin besar seperti Gojek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak

Keempat perusahaan startup masuk ke dalam jenis startup unicorn, sebab sudah memiliki nilai valuasi lebih dari US$ 1 miliar.

Untuk mencapai hal tersebut memerlukan waktu yang tidak sebentar karena perusahaan akan melewati berbagai tahap.

Perusahaan rintisan sendiri ternyata mempunyai tingkatan startup dan yang membedakan jenis startup itu adalah nilai valuasi.

Kalo kamu masih bingung apa sih perbedaan startup centaur, unicorn, dan decacorn

Ya kali ini kita akan membahas masing-masing level startup beserta contohnya pada artikel di bawah ini.

1. Startup Cockroach

Tingkatan pertama yang dilalui oleh bisnis startup adalah cockroach.

Bisa dibilang pada jenis startup ini perusahaan masih berada di tahapan awal dalam ekosistem startup dan bisnis sedang sangat giat mempertahankan perusahaannya.

Lalu, bagaimana cara membedakan level startup cockroach dengan yang lainnya ?

Nah, biasanya ditandai dengan ciri-cir pengeluaran bisnis yang masih relatif rendah dan dilihat dari struktur organisasinya yang masih cukup berantakan.

Kategori startup yang masuk ke jenis ini memiliki nilai valuasi kurang dari US$ 10 juta atau setara dengan 14 miliar rupiah.

2. Bisnis Startup Pony

Level berikutnya adalah tingkatan ponies atau pony, pada tahap ini perusahaan startup lebih kompetitif ketika menghadapi persaingan pasar.

Dengan persediaan sumber daya yang masih minim persaingan pasar yang cukup ketat dan salah satu faktor pentingnya pertumbuhan perusahaan yang kuat.

Jika startup dalam level ini masih bertahan maka ada kemungkinan untuk menaikkan nilai valuasinya semakin besar pula.

Perusahaan startup yang masuk ke dalam kategori startup ponies mempunyai valuasi mencapai USD$100 juta.

Baca juga: Memahami 7 Jenis Sumber Pendanaan Startup Tahap Awal

3. Perusahaan Startup Centaur

Bisnis startup bisa masuk ke level startup centaur ketika perusahaan memiliki nilai valuasi berkisar antara USD$ 100 juta sampai USD$ 1 miliar.

Jika sebuah bisnis mampu meningkatkan nilai valuasinya, maka para investor mau menyuntikkan modal besar pula.

Berdasarkan data dari DailySocial, di Indonesia sendiri pada tahun 2020 sudah ada sekitar 70 perusahaan startup yang masuk ke tingkatan startup centaur seperti Halodoc, Sociolla, Dana, dan lainnya.

4. Startup Unicorn

Mungkin kamu sering mendengar dan familiar terhadap level startup unicorn.

Dimana saat ini sedang gencar-gencarnya ada beberapa perusahaan di Indonesia yang telah memasuki level startup ini.

Unicorn startup adalah perusahaan rintisan yang nilai valuasinya sudah mencapai sekitar USD$ 1 miliar sampai USD$ 10 miliar atau sekitar 14,7 triliun rupiah.

Jenis startup Indonesia yang termasuk ke kategori perusahaan unicorn Indonesia tahun 2021 pastinya sering kamu dengar seperti Gojek, BukaLapak, Tokopedia, JD.ID, OVO, dan Traveloka.

5. Startup Decacorn

Selain startup unicorn berikutnya pasti juga tidak asing di telinga kalian yaitu startup decacorn.

Decacorn startup adalah istilah yang digunakan untuk perusahaan rintisan yang mempunyai nilai valuasi diatas USD$ 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun.

Untuk perkembangan perusahaan startup tentunya ada faktor penting yaitu investor.

Investor yang ingin menanamkan modal ke perusahaan startup pada level ini tentu harus menyiapkan modal yang besar pula.

Dikabarkan bahwa Gojek menjadi startup decacorn indonesia karena sudah mencapai valuasi sebesar USD$ 18 miliar.

Baca juga : 3 Daftar Startup Indonesia yang Berpotensi IPO Dalam Waktu Dekat

6. Hectocorn

Tingkatan terakhir ada level startup hectacorn, dimana perusahan yang sudah mencapai tahap ini adalah perusahaan rintisan yang telah memiliki valuasi sebesar USD$ 10 miliar.

Pada jenis startup ini, biasanya bisnis startupnya sudah dikenal dan mencapai level perusahaan dunia.

Lalu perusahaan apa saja yang sudah mencapai level startup ini ?

Salah satu perusahaan yang telah berada di tahap ini adalah Alipay, perusahaan china yang memiliki nilai valuasi sebanyak USD$ 150 miliar.

Daftar Isi
Bagikan Artikel Ini

Rayakan 30% Promo Kemerdekaan dengan Pakai Sistem Penjualan

Dari pengelolaan pesanan, stok, gudang, hingga pengiriman langsung dari Jubelio.

Klaim Diskon

Artikel Terkait

Cara Mengelola Inventaris yang Efektif pada Bisnis
Insight Bisnis

Terbukti! 12 Cara Mengelola Inventaris yang Efektif pada Bisnis Usaha

Agustus 20, 2026
cara menulis kwitansi
Insight Bisnis

10 Cara Menulis Kwitansi yang Benar dan Contohnya

Agustus 19, 2026
cara menghitung harga pokok penjualan hpp
Insight Bisnis

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan HPP dan Contoh Kasus

Agustus 14, 2026
Show More Post
  • Jubelio
  • Insight Bisnis
  • Mengenal 6 Tingkatan Startup Beserta Cara Membedakannya

Solusi

  • Software Retail
  • Software POS
  • Aplikasi Omnichannel Marketplace
  • Aplikasi Integrasi Marketplace
  • Aplikasi Inventory Management
  • Aplikasi Stok Barang
  • Aplikasi WMS
  • Aplikasi Akuntansi
  • Aplikasi Pembukuan
  • Aplikasi Stock Opname
  • Aplikasi Manajemen Order

Fitur

  • Replenishment Stok
  • Manajemen Lokasi Gudang
  • Persentase Stok
  • Stok Menipis
  • Metode FEFO
  • Stock Opname
  • Stok Cadangan
  • Toko Prioritas

Perusahaan

  • Tentang Jubelio
  • Event & Promo
  • Karir
  • Hubungi Kami

Kebijakan Kami

  • Syarat & Ketentuan
  • Privasi & Keamanan Data

Resources

  • Bantuan
  • Dokumentasi API
  • E-book dan Whitepaper
  • Blog
  • FAQ

PT. Guardia Teknologi Indonesia

Jakarta
Sampoerna Strategic Square North Tower Lt. 16, Jl. Jend. Sudirman Kav 45-46, Karet Semanggi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.

Bandung
Jl. K.H. Ahmad Dahlan No.20, Malabar, Kec. Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat

Surabaya
Jl. Ahmad Yani No.88, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur

Layanan Pengaduan Konsumen JUBELIO
Email : [email protected]
Instagram Facebook Linkedin Youtube
©2023-2026 PT. Guardia Teknologi Indonesia
  • Insight Bisnis
    • Chat Commerce
    • Inventory Management
    • Logistik
    • Omnichannel
    • Software Kasir
    • Warehouse Management System
    • Strategi Marketing
    • Tips Marketplace
    • Website Online
  • Produk Update
  • Cerita Pebisnis
  • Solusi Bisnis
    • Software Retail
    • Software POS
    • Aplikasi Omnichannel Marketplace
    • Aplikasi Integrasi Marketplace
    • Aplikasi Inventory Management
    • Aplikasi Stok Barang
    • Aplikasi WMS
    • Aplikasi Akuntansi
    • Aplikasi Pembukuan
    • Aplikasi Stock Opname
    • Aplikasi Manajemen Order