fbpx
Tips cara mengelola keuangan usaha kecil UMKM

5+ Cara Mengelola Keuangan Usaha Kecil Anti Rugi

Siapa bilang menjalankan sebuah bisnis itu mudah ?

Pebisnis dituntut untuk memiliki ketelitian dan ketekunan yang tinggi, karena yang dikelola bukan hanya sebatas persediaan barang atau modal saja.

Tapi, bagaimana cara mengatur keuangan bisnis tersebut agar usaha mereka tidak mengalami kerugian.

Agar bisnis kamu semakin sukses, kamu harus mengelola keuangan usaha dengan baik dan benar.

Berikut ini, aku akan kasih tahu kamu tips mengelola keuangan usaha kecil dan menengah.

Tips Mengatur Keuangan Usaha UMKM

Untuk mengatur keuangan usaha kecil maupun besar, kamu membutuhkan cara mengelolanya agar bisnis kamu tidak mengalami kerugian.

Nah, supaya keuangan bisnis kamu dapat berjalan dengan baik, kamu bisa menggunakan cara mengatur keuangan bisnis berikut ini.

1. Lakukan Pelacakan Semua Biaya

Hal pertama yang wajib dilakukan pada cara mengatur keuangan usaha, kamu perlu melakukan pelacakan secara detail.

Mulai dari, biaya pengeluaran dan cara pembukuan keuangan dengan benar.

Kamu dapat memulainya dari menyimpan semua bukti transaksi yang terjadi seperti pemasukan dan pengeluaran.

Jika kamu masih kesulitan kamu bisa mencoba menggunakan software akuntansi untuk mempermudah kamu mengelola keuangan bisnis.

2. Membuat Perencanaan 

Sebelum kamu membuat bisnis lakukan perencanaan keuangan terlebih dahulu.

Kamu bisa menyiapkan strategi keuangan untuk jangka pendek maupun jangka panjang usaha UMKM kamu.

Nah, caranya kamu bisa membaginya berdasarkan waktu misalnya harian, mingguan, bulanan, bahkan tahunan.

Sebab, dengan begitu lebih mudah bagi kamu dalam melakukan pencatatan keuangan kedepannya.

Maka dari itu perencanaan keuangan harus dibuat secara lengkap dan detail, bisa dimulai dari kebutuhan yang diperlukan dan total modal yang dibutuhkan.

3. Buat Pembukuan Keuangan

Ketika terjadi pemasukan maupun pengeluaran usaha, kamu wajib mencatat transaksi tersebut.

Tujuannya untuk mengawasi setiap proses transaksi yang terjadi pada bisnis kamu agar mengurangi resiko adanya pengeluaran yang tidak wajar.

Ketika memasukkan pencatatan keuangan harus disertai dengan bukti transaksi tersebut.

Salah satu hal yang harus kamu ingat, untuk melakukan pencatatan keuangan tidak hanya keluar dan masuknya uang melainkan ada hal lain yang harus diperhatikan misalnya, utang dan piutang usaha.

4. Buat Anggaran Keuangan

Untuk mengelola keuangan bisnis online maupun UMKM, kamu perlu membuat anggaran agar bisa membatasi setiap pengeluaran kamu.

Selain itu, dengan membuat anggaran keuangan juga meningkatkan efisiensi dalam berbisnis dan memiliki dampak jangka panjang.

Lalu, bagaimana cara untuk membuat anggaran keuangan ?

Caranya mudah banget, untuk buat perencanaan keuangan kamu perlu mempertimbangkan catatan keuangan di buku kas.

Dengan begitu kamu tahu, apa yang kurang dan mana yang harus ditambah.

Baca juga : 5 Cara Meningkatkan Penjualan Saat Momen Harbolnas

5. Pisahkan Keuangan Bisnis Dengan Pribadi

Hal yang paling penting dan harus diperhatikan oleh setiap pebisnis mengenai cara mengelola keuangan usaha adalah memisahkan keuangan pribadi dan bisnis.

Sebab, kamu bisa lebih mudah untuk melacak arus kas perusahaan sehingga kamu dapat mengetahui setiap pengeluaran dan pemasukan yang didapatkan.

6. Mengawasi Arus Kas Keuangan

Kenapa setiap bisnis harus mengawasi cash flow atau arus kas bisnis ?

Dengan adanya cashflow menunjukkan jumlah pengeluaran dan pemasukan usaha secara terperinci.

Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mengawasi setiap arus kas yang terjadi sama usaha kamu.

Untuk mengawasi maupun mengontrol cashflow memang tidak mudah, karena diperlukan ketelitian yang tinggi.

Tapi tenang aja, dengan bantuan Jubelio Akunting kamu udah enggak perlu susah-susah lagi mengawasi pemasukan dan pengeluaran usaha kamu.

Karena platform Jubelio menghasilkan data dan informasi yang detail, lengkap, dan akurat mengenai laporan keuangan bisnis kamu.

7. Persiapkan Dana Darurat

Kebanyakan pebisnis mungkin melupakan hal ini karena beranggapan jika bisnisnya akan selalu mengalami keuntungan.

Padahal kenyataannya kita tidak tahu apa yang terjadi kedepannya, bisa saja di masa mendatang terjadi hal buruk pada bisnis kamu.

Maka dari itu, penting untuk menyiapkan dana darurat pada usaha kecil kamu.

Adanya dana darurat ini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan terhadap bisnis ritel atau bisnis online kamu sekalipun.

8. Kelola Laba Usaha Untuk Mengembangkan Usaha

Saat kamu mendapatkan keuntungan bisnis atau laba, apa yang seharusnya kamu lakukan ?

Apakah kamu langsung menggunakannya untuk keperluan pribadi atau yang lainnya ?

Keuntungan usaha tidak hanya digunakan untuk itu saja loh, kamu dapat menggunakan laba tersebut untuk mengembangkan bisnis kamu.

Misalnya kamu punya usaha makanan atau contoh usaha ritel, dari laba usaha kamu bisa menambah toko cabang atau menambah produk jualan kamu.

Baca juga : 5 Indikator Kepuasan Pelanggan yang Wajib Kamu Ketahui

9. Mengukur Performa Keuangan Bisnis

Cara mengelola keuangan usaha berikutnya adalah dengan mengukur performa bisnis kamu.

Sebagai pebisnis sangat penting untuk melakukan monitoring dan mengukur performa keuangan bisnis.

Dari situ, kamu dapat memahami keadaan keuangan usaha kamu apakah sedang berada di keadaan baik-baik saja atau malah mengalami kerugian usaha.

10. Tetap Menghemat Pengeluaran Usaha 

Salah satu cara mengatur keuangan dengan baik yaitu tetap berhemat walaupun kamu sudah mempunyai penghasilan dari bisnis yang telah dijalankan.

Kamu bisa menahan diri dengan tetap berhemat untuk berjaga-jaga jika kamu mengalami masalah keuangan kedepannya.

Memang mengatur keuangan usaha cukup sulit karena kamu dituntut untuk teliti dan detail terhadap kondisi keuangan usaha dagang kamu.

Apalagi di era teknologi saat ini sudah banyak tersedia platform yang membantu bisnis kamu dalam menyusun pembukuan keuangan.

Salah satunya adalah platform Jubelio Akunting, dengan menggunakan Jubelio kamu udah bisa mengurus segala hal yang berkaitan pada usaha seperti stok barang, proses pesanan, laporan penjualan, dan sistem gudang.

Yap, kamu bisa mengelola itu semua hanya melalui satu sistem aja.

Ditambah kamu udah bisa urus semua channel penjualan online dan offline secara bersamaan cuma dari satu dashboard karena semuanya sudah terintegrasi secara otomatis.

Penasaran sama Jubelio Akunting ? Atau mau langsung coba buat akun GRATIS dengan klik tombol di bawah ini.

Daftar Jubelio Gratis!

Kalo kamu masih pengen tahu lengkap sistem Jubelio, kamu bisa ikut demo Jubelio setiap selasa dan kamis caranya klik link di bawah ini.

Ikut Jubelio Demo

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

×